Connect With Us

36.225 Petugas KPPS Kota Tangerang Resmi Dilantik

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 25 Januari 2024 | 15:04

Pelantikan serentak KPPS di Kota Tangerang, Kamis, 25 Januari 2024. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 36.225 Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kota Tangerang resmi dilantik secara serentak di 13 kecamatan di Kota Tangerang pada Kamis, 25 Januari 2024, sekira pukul 09.00 WIB.

Ketua KPU Kota Tangerang Qori Ayatullah mengatakan, nantinya para petugas KPPS akan bertugas di 5.175 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di Kota Tangerang.

Selanjutnya, para KPPS yang baru dilantik tersebut akan diberikan Bimbingan Teknis (BimTek) guna memahami tupoksi dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Qori berharap, para petugas KPPS dapat menjalankan tugas pokoknya secara profesional, berintegritas, jujur dan adil, terhitung sejak dilantik 25 Januari hingga 25 Februari 2024.

"Sehingga tahapan proses dari mulai pemungutan sampai penghitungan dan rekapitulasi hasil penghitungan suara dapat berjalan lancar, tanpa kendala," ujarnya.

Sebagai informasi, kegiatan pelantikan KPPS serentak di Kota Tangerang ditutup dengan penanaman pohon di 13 wilayah yang tersebar di Kota Tangerang.

TANGSEL
Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:13

Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri terus bergerak cepat mengusut tuntas insiden ledakan maut di Komplek Ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill