Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Kabar duka datang dari KPU Kabupaten Tangerang. Sebanyak lima orang petugas KPPS pada Pemilu 2019 meninggal dunia karena faktor kelelahan.
Hal itu terungkap berdasarkan keterangan Ketua KPU Kabupaten Tangerang Muhamad Ali Zaenal Abidin.
Dituturkan Ali, selain 5 orang meninggal dunia, juga ada 15 orang lainnya yang saat ini dalam sakit. Ditanya penyebabnya, Ali mengatakan karena faktor kelelahan.
"Petugas KPPS yang meninggal awalnya 4 dan ternyata nambah 1. Dari Kemiri, Cisauk, Legok, Curug dan Teluknaga, dan yang sakit berjumlah 15 orang," ujarnya.
Kabar duka tersebut, lanjut Ali, telah disampaikan pihaknya kepada KPU Pusat dan Pemkab Tangerang agar keluarga korban mendapatkan perhatian khusus.
"Kami telah sampaikan ke KPU pusat melalui KPU Provinsi agar mendapatkan perhatian," tambah Ali.
Terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengatakan tengah menyiapkan anggaran untuk santunan kepada keluarga korban.
"Melalui Kesbangpol kita akan melakukan rekapitualasi jumlah yang meninggal. Nanti kita lihat dari sisi desk-nya. Pak bupati berkeinginan dalam bentuk tunai, dan besaran nanti ditentukan oleh SK (Surat keputusan) Bupati berdasarkan dari laporan KPU," kata sosok yang akrab disapa Rudy tersebut.(RMI/HRU)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGPeserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Portugal memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di Toronto Stadium, Kamis, 3 Juli 2026 WIB.
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews