KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Kabar duka datang dari KPU Kabupaten Tangerang. Sebanyak lima orang petugas KPPS pada Pemilu 2019 meninggal dunia karena faktor kelelahan.
Hal itu terungkap berdasarkan keterangan Ketua KPU Kabupaten Tangerang Muhamad Ali Zaenal Abidin.
Dituturkan Ali, selain 5 orang meninggal dunia, juga ada 15 orang lainnya yang saat ini dalam sakit. Ditanya penyebabnya, Ali mengatakan karena faktor kelelahan.
"Petugas KPPS yang meninggal awalnya 4 dan ternyata nambah 1. Dari Kemiri, Cisauk, Legok, Curug dan Teluknaga, dan yang sakit berjumlah 15 orang," ujarnya.
Kabar duka tersebut, lanjut Ali, telah disampaikan pihaknya kepada KPU Pusat dan Pemkab Tangerang agar keluarga korban mendapatkan perhatian khusus.
"Kami telah sampaikan ke KPU pusat melalui KPU Provinsi agar mendapatkan perhatian," tambah Ali.
Terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengatakan tengah menyiapkan anggaran untuk santunan kepada keluarga korban.
"Melalui Kesbangpol kita akan melakukan rekapitualasi jumlah yang meninggal. Nanti kita lihat dari sisi desk-nya. Pak bupati berkeinginan dalam bentuk tunai, dan besaran nanti ditentukan oleh SK (Surat keputusan) Bupati berdasarkan dari laporan KPU," kata sosok yang akrab disapa Rudy tersebut.(RMI/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPerjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews