Telkomsel Hadirkan Paket Kuota 42 GB dan Jaringan 5G untuk Jemaah Haji 2026
Senin, 11 Mei 2026 | 17:16
Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.
TANGERANGNEWS.com-Kabar duka datang dari KPU Kabupaten Tangerang. Sebanyak lima orang petugas KPPS pada Pemilu 2019 meninggal dunia karena faktor kelelahan.
Hal itu terungkap berdasarkan keterangan Ketua KPU Kabupaten Tangerang Muhamad Ali Zaenal Abidin.
Dituturkan Ali, selain 5 orang meninggal dunia, juga ada 15 orang lainnya yang saat ini dalam sakit. Ditanya penyebabnya, Ali mengatakan karena faktor kelelahan.
"Petugas KPPS yang meninggal awalnya 4 dan ternyata nambah 1. Dari Kemiri, Cisauk, Legok, Curug dan Teluknaga, dan yang sakit berjumlah 15 orang," ujarnya.
Kabar duka tersebut, lanjut Ali, telah disampaikan pihaknya kepada KPU Pusat dan Pemkab Tangerang agar keluarga korban mendapatkan perhatian khusus.
"Kami telah sampaikan ke KPU pusat melalui KPU Provinsi agar mendapatkan perhatian," tambah Ali.
Terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengatakan tengah menyiapkan anggaran untuk santunan kepada keluarga korban.
"Melalui Kesbangpol kita akan melakukan rekapitualasi jumlah yang meninggal. Nanti kita lihat dari sisi desk-nya. Pak bupati berkeinginan dalam bentuk tunai, dan besaran nanti ditentukan oleh SK (Surat keputusan) Bupati berdasarkan dari laporan KPU," kata sosok yang akrab disapa Rudy tersebut.(RMI/HRU)
Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.
TODAY TAGPT PLN (Persero) UID Banten melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikokol memastikan pasokan listrik aman selama pembukaan Gebyar Lomba Talenta Siswa 2026 Provinsi Banten di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, Sabtu, 9 Mei 2026.
Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) resmi meningkatkan status kesiapsiagaan guna mencegah masuknya wabah Hantavirus ke Indonesia.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews