Kerja Sama Sampah Tangsel Berlanjut, Kota Serang Dapat Rp57 Miliar Per Tahun
Kamis, 1 Januari 2026 | 22:04
Pemerintah Kota (Pemkot) Serang resmi melanjutkan kerja sama pengelolaan sampah dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TANGERANGNEWS.com-Kabar duka datang dari KPU Kabupaten Tangerang. Sebanyak lima orang petugas KPPS pada Pemilu 2019 meninggal dunia karena faktor kelelahan.
Hal itu terungkap berdasarkan keterangan Ketua KPU Kabupaten Tangerang Muhamad Ali Zaenal Abidin.
Dituturkan Ali, selain 5 orang meninggal dunia, juga ada 15 orang lainnya yang saat ini dalam sakit. Ditanya penyebabnya, Ali mengatakan karena faktor kelelahan.
"Petugas KPPS yang meninggal awalnya 4 dan ternyata nambah 1. Dari Kemiri, Cisauk, Legok, Curug dan Teluknaga, dan yang sakit berjumlah 15 orang," ujarnya.
Kabar duka tersebut, lanjut Ali, telah disampaikan pihaknya kepada KPU Pusat dan Pemkab Tangerang agar keluarga korban mendapatkan perhatian khusus.
"Kami telah sampaikan ke KPU pusat melalui KPU Provinsi agar mendapatkan perhatian," tambah Ali.
Terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengatakan tengah menyiapkan anggaran untuk santunan kepada keluarga korban.
"Melalui Kesbangpol kita akan melakukan rekapitualasi jumlah yang meninggal. Nanti kita lihat dari sisi desk-nya. Pak bupati berkeinginan dalam bentuk tunai, dan besaran nanti ditentukan oleh SK (Surat keputusan) Bupati berdasarkan dari laporan KPU," kata sosok yang akrab disapa Rudy tersebut.(RMI/HRU)
Pemerintah Kota (Pemkot) Serang resmi melanjutkan kerja sama pengelolaan sampah dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TODAY TAGPenutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang di Kota Tangerang Selatan belakangan ini memicu krisis pengelolaan sampah yang cukup serius. Dampak dari kebijakan tersebut terlihat dari munculnya tumpukan sampah di berbagai jalan
Jelang malam pergantian tahun, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus melakukan persiapan dengan mengerahkan 150 petugas kebersihan untuk menjaga kebersihan selama momentum Tahun Baru 2026 nanti.
Suasana duka masih menyelimuti keluarga besar Abdul Aziz, 19, remaja yang tewas secara tragis di tangan Abdul Mugni, 23, temannya yang berprofesi sebagai guru ngaji.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews