Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar
Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TANGERANGNEWS.com-Rangkaian Pemilu 2019 yang begitu panjang, mulai dari persiapan, pelaksanaan hingga rekapitulasi perolehan suara, membuat fisik dan kesehatan para penyelanggara Pemilu menjadi perhatian utama.
Paling tidak di Tangsel sendiri sudah terdapat beberapa petugas yang jatuh sakit bahkan sampai meninggal dunia.
Seperti yang dialami Sutisna, salah satu Panitia Pemungutan Suara (PPS) di wilayah Ciputat yang jatuh pingsan saat tengah melakukan penghitungan, dan Hanafi, ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di salah satu TPS di Kecamatan Pondok Aren yang telah menghembuskan nafas terakhirnya, lantaran kelelahan sehari setelah pelaksaan pemungutan suara berjalan.
Tak ingin kejadian itu terulang, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamim Davnie mengaku telah menginstruksikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel untuk menyediakan fasilitas kesehatan di setiap Kecamatan.
"Saya intruksikan ke kepala Dinkes untuk menyediakan fasilitas kesehatan di setiap PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan)," ungkap Benyamin saat hadir dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 71 Kelurahan Cempaka Putih, Ciputat Timur, Tangsel, Rabu (24/4/2019).
Benyamin yang akrab dipanggil Bang Ben menyatakan, paling tidak ada tiga anggota paramedis di setiap Kecamatan.
"Termasuk pemeriksaan kesehatan secara rutin (saat PSU) pada waktu istirahat, makan siang, kemudian sampai selesai penghitungan," imbuhnya.
Selain itu, kata dia, perlu juga diberi vitamin agar tidak kelelahan dan sebagainya.
"Bahkan kalau perlu suntik vitamin C dosis tinggi. Tapi itu sangat tergantung kondisi (tubuh) masing-masing. Tapi standar vitamin yang ada sudah kita siapkan," tukasnya.
Sementara, Sri rahayu, salah satu petugas kesehatan dari Puskesmas Ciputat Timur yang mewakili Dinkes Tangsel telah berkeliling ke dua TPS yang menggelar PSU di Ciputat Timur.
"Memantau dan melihat kondisi kesehatan petugas (PSU), karena takut ada yang pingsan lagi," ujarnya.

Bila ditemukan ada yang kurang sehat, kata dia, pihaknya akan berkoordinasi dan langsung membawanya untuk dilakukan penanganan.
"Kita bisa melapor ke petugas kesehatan yang standby di kelurahan. Nanti ambulance akan diantarkan, kita pun sediakan oksigen," bebernya.
Namun hasil sementara pemeriksaan sampai saat ini, Sri mengaku, tak ada gangguan kesehatan yang tampak.
"Periksa dulu semuanya, paling tidak tekanan darahnya, karena takut lemas atau gimana. Tapi sekarang ini masih baik-baik saja," tuturnya.(RAZ/HRU)
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TODAY TAGSolana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengambil langkah tegas menyusul merebaknya kasus gangguan pencernaan dan muntaber yang menimpa warga Perumahan Serpong Lagoon, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews