Connect With Us

Cegah Korban Bertambah, Pleno PPK di Tangsel Libatkan Paramedis

Rachman Deniansyah | Rabu, 24 April 2019 | 12:32

Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamim Davnie. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Rangkaian Pemilu 2019 yang begitu panjang, mulai dari persiapan, pelaksanaan hingga rekapitulasi perolehan suara, membuat fisik dan kesehatan para penyelanggara Pemilu menjadi perhatian utama.

Paling tidak di Tangsel sendiri sudah terdapat beberapa petugas yang jatuh sakit bahkan sampai meninggal dunia. 

Seperti yang dialami Sutisna, salah satu Panitia Pemungutan Suara (PPS) di wilayah Ciputat yang jatuh pingsan saat tengah melakukan penghitungan, dan Hanafi, ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di salah satu TPS di Kecamatan Pondok Aren yang telah menghembuskan nafas terakhirnya, lantaran kelelahan sehari setelah pelaksaan pemungutan suara berjalan.

Tak ingin kejadian itu terulang, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamim Davnie mengaku telah menginstruksikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel untuk menyediakan fasilitas kesehatan di setiap Kecamatan. 

"Saya intruksikan ke kepala Dinkes untuk menyediakan fasilitas kesehatan di setiap PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan)," ungkap Benyamin saat hadir dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 71 Kelurahan Cempaka Putih, Ciputat Timur, Tangsel, Rabu (24/4/2019).

Benyamin yang akrab dipanggil Bang Ben menyatakan, paling tidak ada tiga anggota paramedis di setiap Kecamatan. 

"Termasuk pemeriksaan kesehatan secara rutin (saat PSU) pada waktu istirahat, makan siang, kemudian sampai selesai penghitungan," imbuhnya. 

Selain itu, kata dia, perlu juga diberi vitamin agar tidak kelelahan dan sebagainya.  

"Bahkan kalau perlu suntik vitamin C dosis tinggi. Tapi itu sangat tergantung kondisi (tubuh) masing-masing. Tapi standar vitamin yang ada sudah kita siapkan," tukasnya. 

Sementara, Sri rahayu, salah satu petugas kesehatan dari Puskesmas Ciputat Timur yang mewakili Dinkes Tangsel telah berkeliling ke dua TPS yang menggelar PSU di Ciputat Timur. 

"Memantau dan melihat kondisi kesehatan petugas (PSU), karena takut ada yang pingsan lagi," ujarnya. 

Tampak petugas kesehatan sedang memberikan bantuan medis kepada petugas TPS.

Bila ditemukan ada yang kurang sehat, kata dia, pihaknya akan berkoordinasi dan langsung membawanya untuk dilakukan penanganan. 

"Kita bisa melapor ke petugas kesehatan yang standby di kelurahan. Nanti ambulance akan diantarkan, kita pun sediakan oksigen," bebernya. 

Namun hasil sementara pemeriksaan sampai saat ini, Sri mengaku, tak ada gangguan kesehatan yang tampak. 

"Periksa dulu semuanya, paling tidak tekanan darahnya, karena takut lemas atau gimana. Tapi sekarang ini masih baik-baik saja," tuturnya.(RAZ/HRU)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

KOTA TANGERANG
Pengedar Etomidate Diringkus Polisi saat Mau Transaksi di Pinggir Jalan Karang Tengah, 30 Cartridge Disita

Pengedar Etomidate Diringkus Polisi saat Mau Transaksi di Pinggir Jalan Karang Tengah, 30 Cartridge Disita

Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:03

Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan dugaan peredaran puluhan cartridge berisi zat obat bius keras berjenis etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill