Connect With Us

Meski Tidak Libur, Pemilih Tetap Antusias Ikuti PSU di Ciputat Timur

Rachman Deniansyah | Rabu, 24 April 2019 | 11:54

Kondisi di TPS 71 Kelurahan Cempaka, Ciputat Timur. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang digelar di dua TPS Kecamatan Ciputat Timur memiliki antusias yang cukup tinggi dari para pemilih, meski digelar di hari kerja, Rabu (24/4/2019).

Setidaknya PSU ini akan diikuti oleh ratusan pemilih, diantaranya 235 DPT di TPS 49 Kelurahan Rengas, dan 285 DPT di TPS 71 Kelurahan Cempaka Putih, Ciputat Timur. 

Antrean pemilih di TPS 49 Kelurahan Rengas, Ciputat Timur.

Antrean pemilih di TPS 49 Kelurahan Rengas, Ciputat Timur.

Pemungutan yang digelar sejak pembukaan di pukul 07.00 WIB, terlihat hilir mudik pemilih yang saling bergantian untuk menentukan pemimpin pilihannya, meskipun PSU ini digelar saat hari kerja. 

Dari pantauan Tangerangnews di kedua TPS, pada pukul 09.30 WIB sudah terdapat 105 orang yang telah memilih di TPS 49. Sementara di TPS 71 Keluraha  Cempaka Putih terdapat 164 pemilih saat pukul 10.30 WIB. 

Salah seorang pemilih, Aguy, 17, mengatakan, dirinya cukup merasa kerepotan mengkuti PSU karena tak dilaksanakan di hari libur. 

"Untung sekarang lagi libur, karena saya baru selesai UN (Ujian Nasional). Cukup repot sih," ucap Aguy kepada TangerangNews di TPS 49 Kelurahan Rengas, Rabu (24/4/2019).

Sementara, Abuya Imam yang antusias untuk memilih di TPS 71 Kelurahan Cempaka Putih, Ciputat Timur, mengatakan walaupun dirinya seorang pekerja, Abuya tetap akan memilih pemimpin yang diharapkan bisa mengubah Indonesia. 

"Saya rasa masyarakat sangat antusias jika masyarakat berpikir untuk generasi kedepannya. Mereka akan memilih yang menentukan kebijakan pemimpin kedepan akan seperti apa, tergantung siapa yang memimpin nanti," jelas Abuya setelah memilih di TPS 71.

Seraya dengan Abuya, Pia salah satu pengajar di UIN syarif Hidayatullah juga rela meluangkan waktunya datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya. 

"Walaupun saya mengajar di UIN, ya tapi tetap saya antusias untuk menggunakan hak pilih saya," imbunya.(RAZ/HRU)

TANGSEL
Dituntut 12 Tahun, Eks Kadis LH Tangsel Cuma Divonis 7 Tahun Penjara Kasus Korupsi Sampah

Dituntut 12 Tahun, Eks Kadis LH Tangsel Cuma Divonis 7 Tahun Penjara Kasus Korupsi Sampah

Kamis, 12 Februari 2026 | 22:14

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Serang akhirnya menjatuhkan vonis terhadap komplotan pelaku korupsi proyek pengangkutan dan pengelolaan sampah di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tahun anggaran 2024-2025.

BANTEN
Ekonomi Banten Sepanjang 2025 Menguat, Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama

Ekonomi Banten Sepanjang 2025 Menguat, Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama

Kamis, 12 Februari 2026 | 22:03

Kinerja ekonomi Provinsi Banten sepanjang 2025 menunjukkan penguatan yang signifikan. Kekuatan ditopang oleh konsumsi rumah tangga dan investasi yang tetap terjaga.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill