Tagih Uang Jual Rumah, Anak Angkat Habisi Ibu dengan Balok dan Hebel di Sepatan Tangerang
Minggu, 18 Januari 2026 | 23:42
Tragedi memilukan mengguncang warga Gang Mushala, Kampung Kelor, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) melalui Komisionernya mendatangi rumah duka anggota KPPS yang wafat usai pemilu di Tangsel, Jumat (3/5/2019) pagi.
Rombongan KPU RI yang dipimpin Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik pertama kali menyambangi rumah almarhum Mangsud, petugas KPPS yang meninggal karena sakit setelah bertugas di kediamannya di Jalan Swadaya RT 005 RW 002 Paku Jaya, Serpong Utara, Tangerang Selatan.
Di rumah duka, rombongan KPU langsung menemui Istri almarhum , Supriyati, 48, guna menyampaikan ucapan turut berduka cita dan berbelasungkawa atas musibah yang dihadapi pihak keluarga.
Usai berbelasungkawa, pihak KPU pun kemudian memberikan santunan secara simbolis sebesar Rp36 juta kepada Supriyati.
Usai dari kediaman almarhum Mangsud, rombongan KPU pun kemudian bergerak ke kediaman almarhum Hanafi, Ketua KPPS TPS 50 Jurang Mangu Timur, Pondok Aren yang juga wafat usai bertugas dalam pemilu.
Evi juga memberikan santunan dengan besaran yang sama kepada Tri Widanarti, 49, istri almarhum Hanafi.
"Ini semua bentuk bela sungkawa kita yang kita berikan dalam bentuk santunan. Kemudian nanti untuk berlanjut kepada yang lainnya kita melakukan hal yang sama tetapi tidak kita langsung, tetapi kita berikan ke KPU Provinsi," ujar Evi.
Di Tangsel sendiri, tercatat ada 4 orang petugas KPPS yang wafat usai penyelenggaran pemilu. Diantaranya, Hanafi, Ketua KPPS 50 Jurang Mangu Timur, Mangsud di TPS Paku Jaya, Hanafi di TPS Paku Alam dan Taufik anggota Linmas TPS 20.(RMI/HRU)
Tragedi memilukan mengguncang warga Gang Mushala, Kampung Kelor, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGKematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews