Connect With Us

KPU RI Santuni Keluarga KPPS Yang Wafat di Tangsel

Yudi Adiyatna | Jumat, 3 Mei 2019 | 16:09

Tampak Komisioner KPU RI Evi Novida Ginting Manik saat memberikan bantuan kepada keluarga petugas KPPS yang meninggal karena sakit di Jalan Swadaya RT 005 RW 002 Paku Jaya, Serpong Utara, Tangerang Selatan. (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) melalui Komisionernya mendatangi rumah duka anggota KPPS yang wafat usai pemilu di Tangsel, Jumat (3/5/2019) pagi. 

Rombongan KPU RI yang dipimpin Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik pertama kali menyambangi rumah almarhum Mangsud, petugas KPPS yang meninggal karena sakit setelah bertugas di kediamannya di Jalan Swadaya RT 005 RW 002 Paku Jaya, Serpong Utara, Tangerang Selatan.

Di rumah duka, rombongan KPU langsung menemui Istri almarhum , Supriyati, 48, guna menyampaikan ucapan turut berduka cita dan berbelasungkawa atas musibah yang dihadapi pihak keluarga.

Usai berbelasungkawa, pihak KPU pun kemudian memberikan santunan secara simbolis sebesar Rp36 juta kepada Supriyati.

Usai dari kediaman almarhum Mangsud, rombongan KPU pun kemudian bergerak ke kediaman almarhum Hanafi, Ketua KPPS TPS 50 Jurang Mangu Timur, Pondok Aren yang juga wafat usai bertugas dalam pemilu.

Evi juga memberikan santunan dengan besaran yang sama kepada Tri Widanarti, 49, istri almarhum Hanafi.

"Ini semua bentuk bela sungkawa kita yang kita berikan dalam bentuk santunan. Kemudian nanti untuk berlanjut kepada yang lainnya kita melakukan hal yang sama tetapi tidak kita langsung, tetapi kita berikan ke KPU Provinsi," ujar Evi.

Di Tangsel sendiri, tercatat ada 4 orang petugas KPPS yang wafat usai penyelenggaran pemilu. Diantaranya, Hanafi, Ketua KPPS 50 Jurang Mangu Timur, Mangsud di TPS Paku Jaya, Hanafi di TPS Paku Alam dan Taufik anggota Linmas TPS 20.(RMI/HRU)

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

BISNIS
Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:35

Jaringan ritel material konstruksi di bawah naungan PT Mitra Baja Cemerlang (MBC), Mitra Besi Baja (MBB) resmi membuka cabang keduanya di Serpong, Kota Tangerang Selatan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

HIBURAN
Vapeo Vapestore: Toko Vape Paling Recommended di Kabupaten Tangerang

Vapeo Vapestore: Toko Vape Paling Recommended di Kabupaten Tangerang

Senin, 2 Februari 2026 | 10:11

Memilih toko vape yang tepat adalah kunci mendapatkan produk original dengan harga yang fair. Vapeo Vapestore telah menjadi pilihan utama para vaper di Kabupaten Tangerang

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill