Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com-Fenomena urbanisasi di Kota Tangerang selalu terjadi pasca arus balik Lebaran 2024. Diprediksi ada sebanyak 1.655 jiwa pendatang baru yang masuk ke kota 1.000 industri dan jasa tersebut.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Irman Pujahendra mengatakan, jumlah pendatang baru tahun ini tentunya jauh berbeda dibanding tahun 2023 lalu, yang mencapai 3.274 jiwa.
Artinya ada penurunan jumlah pendatang hingga 50 persen pada tahun 2024.
Ia pun mengimbau agar warga pendatang yang ingin menetap, segera mengurus administrasi kependudukan di Kota Tangerang, dengan membawa surat pindah dr daerah asal (SKPWNI).
“Dengan kesadaran masyarakat pendatang agar mengurus KTP dan KK, tentunya dapat memudahkan dalam pendataan kependudukan di Kota Tangerang,” ujar Irman.
Tak hanya itu, bagi para pendatang bisa melakukan pendaftaran keberadaannya dengan membuat KK dan KTP-el secara online melalui aplikasi sobatdukcapil.tangerangkota.go.id.
Bisa juga secara offline melalui Kantor Disdukcapil di Jalan Perintis Kemerdekaan II, RT07/03, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang.
Selain itu di gerai dukcapil di Mal Tangcity, Mal Icon Walk, Mal Pelayanan Publik (MPP) dan di kecamatan setempat.
“Para pendatang hanya perlu membawa berkas dokumen SKPWNI dari daerah asal dan melampirkan KTP-el asli pemohon, sedangkan apabila melalui online sobatdukcapil bisa pilih fitur ‘Datang WNI’,” terang Irman.
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGPeringatan Hari Kartini tahun 2026 menjadi momentum spesial bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.
Tim Subdit III Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan berencana yang menimpa seorang wanita berinisial I, 49.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews