KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Remaja 18 tahun bernama Diki Permana dilaporkan hilang di Sungai Cisadane, dekat Bendung Pintu Air 10, Kota Tangerang.
Diduga korban menceburkan diri karena dikeroyok kelompok gangster saat melintas di Jalan Jembatan Baru, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Minggu 26 Mei 2024, dini hari.
Ghozali, warga sekitar menjelaskan saat kejadian dia sempat mendengar suara keramaian dari arah jalan raya. Ternyata ia melihat dua remaja tengah dihajar sekelompok gangster.
Kedua remaja terebut lalu mencoba menyelamatkan diri dengan cara melompat ke Sungai Cisadane. Kemudian, salah satunya berenang menepi di pinggir sungai.
"Saya cuma menolong satu orang saja yang berenang di pinggiran. Awalnya dia takut karena mengira kami gangster. Pas bilang kami warga mau nolong, akhirnya dia mau menepi. Tapi satu orang lagi saya tidak lihat, entah tenggelam atau gimana," katanya.
Sementara itu, Puji Ketua RT setempat menjelaskan, dia mendapat laporkan dari warga ada kelompok gangster yang berkumpul lapangan bola Kelurahan Koang Jaya.
Mereka lalu melakukan penyerangan kepada orang yang melintasi di lokasi.
"Karena kalah jumlah, remaja yang dilaporkan hilang itu menjadi bulan-bulanan gangster," ujar puji.
Puji berharap pihak berwajib bisa memberikan hukuman kepada pelaku gangster yang membuat resah warga.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis solar berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang.
Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews