Connect With Us

Bappeda Perkuat Penanganan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria di Kota Tangerang 

Advertorial | Selasa, 25 Juni 2024 | 11:06

Bappeda Kota Tangerang menggelar rapat penguatan perencanaan dan penganggaran penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) pada Kamis, 13 Juni 2024 (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang mengadakan rapat terkait penguatan perencanaan dan penganggaran penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) pada Kamis, 13 Juni 2024. 

Rapat tersebut berlangsung mulai pukul 13:00 hingga 16:00 WIB, dengan dipimpin langsung Kepala Bappeda Kota Tangerang, Yeti Rohaeti.

Beberapa pihak terkait hadir dalam rapat, meliputi Dinas Kesehatan, DP3AP2KB, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Perkimtan, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta perwakilan dari 13 kecamatan di Kota Tangerang.

Dalam pertemuan tersebut, terdapat beberapa poin penting dibahas, yakni jumlah pengidap Tuberkulosis (TBC) di Kota Tangerang. 

Hingga kini, belum semua pengidap TBC dapat di-screening setiap tahunnya. 

Untuk itu, tahun ini diharapkan seluruh pengidap TBC dapat diselesaikan

screening-nya guna mengetahui jumlah pasti pengidap TBC di Kota Tangerang.

Tak hanya itu, kolaborasi dengan Kader untuk membantu Dinas Kesehatan menyelesaikan kasus TBC juga perlu dilakukan, serta diusulkan agar tugas-tugas Kader dijelaskan secara lebih rinci dalam Surat Tugas mereka. 

Sementara itu, penggunaan screening konvensional masih diutamakan, sehingga usulan pengadaan mobil X-ray akan dipertimbangkan kembali.

Adapun kelompok sasaran yang akan dilakukan screening ATM meliputi:

- Pasien yang berhenti berobat sebelum 6 bulan

- Anak-anak berisiko stunting

- Pemilik rumah yang mengikuti program Bedah Rumah

- Pekerja

- Anak sekolah di Kota Tangerang

Tindak lanjut dari rapat ini adalah persiapan lanjutan rencana pelaksanaan kolaborasi screening serentak dan identifikasi kader yang memiliki fungsi ganda di Kota Tangerang. 

Melalui rapat ini, Pemkot Tangerang berkomitmen untuk menangani masalah kesehatan masyarakat, khususnya penyakit menular seperti AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria.

BANTEN
Pencak Silat Didorong Jadi Ekskul dan Mulok Sekolah di Banten

Pencak Silat Didorong Jadi Ekskul dan Mulok Sekolah di Banten

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:26

Pemerintah Provinsi (Pemptov) Banten mendorong agar seni bela diri tradisional pencak silat dapat dijadikan sebagai muatan lokal (mulok) maupun kegiatan ekstrakurikuler di berbagai satuan pendidikan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:36

Guna meningkatkan produktivitas padi sawah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk inovasi dan riset ilmiah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill