Connect With Us

Entaskan Kemiskinan, Bappeda Tangsel Gandeng Perguruan Tinggi

| Minggu, 28 April 2013 | 13:50

TANGSEL-Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangsel akan menggandeng setiap perguruan tinggi yang ada di Kota Tangsel. Itu dilakukan dalam upaya pengentasan kemiskinan.
 
        Bentuk kerja sama itu, menurut Kepala Bappeda Kota Tangsel Teddy Meiyadi, akan dilakukan dengan membuat kegiatan penelitian bersama. Hasilnya, bisa dilaksanakan oleh pemda atau oleh perguruan tinggi dan pihak lain.
 
“Sekarang kita tengah menata jumlah perguruan tingginya, dan nanti dipetakan dengan rumah tangga sasaran yang ada di wilayah kampus itu,” kata Teddy, kemarin.
 
        Penelitian yang dilakukan itu, lanjut Teddy, dilakukan mengingat di perguruan tinggi itu banyak ahli berbagai disiplin ilmu. Sehingga, untuk melakukan sebuah kajian tidak mudah. “Sekarang kita akan kerja sama dengan perguruan tinggi, terhadap satu kondisi sosial ekonomi di wilayahnya,” jelas Teddy.
 
        Selain kerjasama penelitian, Tangsel juga akan mengarahkan kerja sama dalam bidang pendidikan. Khususnya, pendidikan bagi warga miskin yang ada di kawasan perguruan tinggi itu berada.
 
“Sekarang ini kita petakan, di wilayah perguruan tinggi itu ada berapa anak yang kurang mampu cuma, memiliki prestasi tinggi. Maka akan kita arahkan agar perguruan tinggi itu yang membiayai anak itu sampai bisa melanjutkan kuliah,” terang Teddy. (KWN)
 
TANGSEL
Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:13

Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri terus bergerak cepat mengusut tuntas insiden ledakan maut di Komplek Ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill