Connect With Us

Faldo Soroti Sampah Berserakan di Kali Sipon Cipondoh

Yanto | Selasa, 27 Agustus 2024 | 18:31

Bacalon Wali Kota Tangerang Faldo Maldini mengecek tumpukan sampah di Kali Sipon, Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa 27 Agustus 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Bakal Calon Wali Kota Tangerang Faldo Maldini menyoroti persoalan penanganan sampah yang berserakan di Kali Sipon, Cipondoh, Kota Tangerang.

Menurut Faldo, di setiap wilayah Kota Tangerang, banyak sampah kerap ditemui. Sampah itu didominasi jenis non-organik atau sampah plastik.

Hal ini mengakibatkan aliran kali dan drainase yang seharusnya difungsikan sebagai saluran air, seakan beralih fungsi menjadi tempat sampah.

Kondisi itu kerap kali membuat kali dan drainase meluap ke badan jalan saat musim hujan.

"Sampah dan banjir adalah dua persoalan akut yang saling berkaitan dan berdampak negatif terhadap lingkungan serta kehidupan masyarakat di Kota Tangerang. Makanya, masalah sampah memang perlu melibatkan kesadaran masyarakat sekitar," kata Faldo Maldini melalui keterangan tertulisnya, Selasa 27 Agustus 2024.

Fadlo juga menyebut keluhan masyarakat soal pengelolaan sampah di Kota Tangerang masih sering terdengar.

Sampah yang tidak dikelola dengan baik, bisa menyumbat saluran air, sehingga menyebabkan air tidak mengalir dengan lancar. Akibatnya, saat hujan deras, air meluap dan menyebabkan banjir.

"Tersumbatnya saluran kali dan drainase akibat tumpukan sampah jika musim penghujan datang, akan mengakibatkan meluapnya air dan menyebabkan banjir," ujar Faldo. 

Faldo berharap agar ke depannya, pihak terkait dapat membuka pintu diskusi konstruktif antara legislatif dan eksekutif, untuk mencari solusi bersama yang efektif, dalam menanggulangi permasalahan sampah di Kota Tangerang. 

Ia berkomitmen untuk menciptakan terobosan baru dalam penanganan sampah di Kota Tangerang. Tujuannya, agar sampah tersebut tidak menyumbat drainase yang bisa memicu terjadinya genangan dan banjir.

"Dampak dari sampah dan banjir ini sangat merugikan kita, baik dari segi ekonomi maupun kualitas hidup. Ini yang nanti kita lakukan terobosan baru soal penganganan sampah," ungkapnya.

TEKNO
Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:31

Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

BISNIS
Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:29

Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.

NASIONAL
Purbaya Naikan Anggaran TKD 2027 Jadi Rp735 Triliun, Fokus ke Daerah dengan PAD Rendah 

Purbaya Naikan Anggaran TKD 2027 Jadi Rp735 Triliun, Fokus ke Daerah dengan PAD Rendah 

Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53

Pemerintah merancang anggaran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp735 triliun dalam RAPBN 2027. Anggaran tersebut lebih tinggi dibandingkan outlook TKD 2026 yang tercatat Rp696,9 triliun.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill