Connect With Us

Basarnas Masih Cari Santri Tenggelam di Sungai Cisadane Tangerang

Yanto | Sabtu, 5 Oktober 2024 | 19:31

Pencarian terhadap santri korban tenggelam di Sungai Cisadane, Panunggangan Barat, Cibodas, Kota Tangerang, masih terus dilakukan Basarnas, Sabtu 5 Oktober 2024. (Tangerangnews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Tim gabungan Basarnas Jakarta dan warga masyarakat terus melakukan pencarian terhadap santri yang diduga tenggelam saat mencuci karpet di Sungai Cisadane, Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamata Cibodas, Kota Tangerang, Sabtu 5 Oktober 2024.

"Kami masih melakukan penyisiran dan pencarian korban Insial A,16, hingga ke tepi-tepi Sungai Cisadane dari korban tenggelam, nanti kita akan melakukan penelusuran hingga 7 kilometer," ujar Anggoro, Danru BPBD Kota Tangerang.

Anggoro menyampaikan pencarian korban terekendala karena air sungai dalam kondisi banjir, akibat curah hujan yang tinggi pada Jumat 04 Oktober 2024, sore. 

Pihaknya bersama tim lainnya yang saat itu berada di lapangan akan memperluas penyisiran pencarian korban tenggelam hingga 1 sampai 6 kilometer ke arah hilir.

"Faktor sulitnya karena air sungai merupakan dalam kondisi banjir. Pergerakan arus atas dan bawah sangat dinamis. Saat korban jatuh, bisa jadi langsung terbawa atau tenggelam dan terbawa arus bawah," jelasnya.

Pihak yang dilibatkan dalam pencarian korban BPBD Kota Tangerang, Basarnas, relawan, Kepolisian, TNI, hingga tokoh masyarakat sekitar.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Dukung Gerakan Nasional Pengembangan Ruang Terbuka Hijau dan Biru

Pemkot Tangerang Dukung Gerakan Nasional Pengembangan Ruang Terbuka Hijau dan Biru

Jumat, 13 Februari 2026 | 21:44

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyatakan dukungan terhadap Gerakan Nasional Pengembangan Ruang Terbuka Hijau dan Biru (Galang RTHB)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill