Connect With Us

Polisi Sasar 13 Pelanggaran di Operasi Patuh Jaya 2026, Berlakukan Tilang Manual

Fahrul Dwi Putra | Senin, 8 Juni 2026 | 05:09

Pengendara motor diberi surat teguran karena melanggar lalu lintas saat Operasi Patuh Jaya 2024 di Kota Tangerang, 15 Juli 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Patuh Jaya 2026 selama 14 hari mulai 8 hingga 21 Juni 2026 dengan fokus meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Dalam operasi tersebut, petugas akan mengawasi sejumlah pelanggaran yang dinilai berisiko membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun TMC Polda Metro Jaya, terdapat 13 jenis pelanggaran yang menjadi prioritas penindakan selama operasi berlangsung.

Pelanggaran tersebut meliputi penggunaan telepon genggam saat berkendara, sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang, tidak memakai helm berstandar SNI, hingga pengemudi mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman.

Selain itu, petugas juga akan menindak pengendara yang melawan arus, melaju melebihi batas kecepatan, serta kendaraan yang tidak dilengkapi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

Pelanggaran terhadap marka jalan dan rambu lalu lintas juga masuk dalam daftar pengawasan, termasuk pengemudi yang menerobos lampu merah.

Tidak hanya itu, kendaraan yang memasuki jalur busway tanpa izin, parkir sembarangan, menggunakan knalpot brong, serta kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis juga akan menjadi sasaran penindakan.

Berikut 13 pelanggaran yang menjadi fokus Operasi Patuh Jaya 2026:

1. Menggunakan telepon genggam saat berkendara.

2. Sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang.

3. Tidak menggunakan helm SNI.

4. Tidak memakai sabuk pengaman bagi pengemudi atau penumpang mobil.

5. Melawan arus lalu lintas.

6. Melebihi batas kecepatan yang ditentukan.

7. Kendaraan tidak dilengkapi TNKB.

8. Melanggar marka atau rambu lalu lintas.

9. Menerobos lampu merah.

10. Masuk atau melintas di jalur busway tanpa hak.

11. Parkir di lokasi yang tidak diperbolehkan.

12. Menggunakan knalpot brong.

13. Kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi kelengkapan berkendara.

Dalam pelaksanaannya, penegakan hukum tetap mengandalkan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). 

Namun, petugas di lapangan juga akan melakukan penindakan secara langsung terhadap pelanggaran tertentu yang belum dapat terjangkau oleh sistem elektronik.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menjelaskan, penindakan non-ETLE diperlukan agar pengawasan lalu lintas tetap berjalan optimal, terutama di daerah yang belum memiliki perangkat ETLE atau masih memiliki keterbatasan cakupan pengawasan.

Sementara itu, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin menegaskan masyarakat dapat melaporkan apabila menemukan oknum petugas yang melakukan penyimpangan saat penindakan pelanggaran lalu lintas.

Menurutnya, masyarakat dipersilakan merekam dan melaporkan apabila menemukan praktik pungutan liar atau tindakan yang tidak sesuai prosedur selama Operasi Patuh Jaya 2026 berlangsung.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill