Connect With Us

Dampak Blokir Tol Jakarta-Tangerang, 6 Km Macet

| Minggu, 3 Juli 2011 | 13:35

Warga Pondok Bahar, Kota Tangerang saat melakukan aksi blokir tol Tangerang-Jakarta (tangerangnews / dira)


TANGERANG-Dampak dari aksi warga Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang yang melakukan aksi blokir jalan tol Jakarta-Tangerang di KM 10-11, pada dua ruas jalan itu diperkirakan mencapai 6 Km.

"Kalau lama begini (dari pukul 09.00-11.00) saya kira sudah sampai 6 Km macetnya. Bahkan bisa lebih, karena terpantau dari Tangerang, tol Bitung (Kabupaten Tangerang) sudah tak bergerak. Sedangkan Jakarta di pas masuknya, yakni di Tomang," ujar Max Sofiyan petugas Jasa Marga, Tol Tangerang Jakarta yang ditemui di lokasi demo.

Kapolsek Ciledug Kompol Sukiman yang sempat beradu arugumentasi dengan warga mengatakan, dirinya meminta kepada para tokoh masyarakat Pondok Bahar agar mau menghimbau warganya untuk menghentikan aksi ini. "Jangan hanya diam saja" ujar Kapolsek.


Agus seorang pemuda warga setempat mendengar kapolsek berkata seperti itu menjadi emosi. "Ini tidak ada yang menggerakan pak, ini murni spontan masyarakat karena pagi ini kami tersadar, jalan kami begitu sempit dan kotor. Masyarakat ingin ada jawaban dari permintaan warga.
Apalagi ini tak satu pun pejabat  PT Jasa Marga yang mau menemui warga," kata Agus.

Bawa Jenazah
Meski marah, warga tetap memperbolehkan pengguna jalan tol yang membawa jenazah untuk melintas. Rombongan pengguna yang membawa jenazah diperkenankan melintas, setelah itu warga menutup kembali dengan besi-besi yang diambil dari bahan proyek pelebaran jalan.

Salah seorang pengguna jalan tol mendatangi warga dan petugas polisi. Lalu dia mengatakan.  "Kami sudah bayar pak, minta agar dihargai.  Ini kalau begini warga banyak dirugikan.  Ada keperluan mendadak," kata seorang pengguna jalan yang akhirnya dihujani protes warga.  (DRA)
KAB. TANGERANG
Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:00

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

HIBURAN
Long Weekend Makin Seru, VIVERE Hotel Gading Serpong Hadirkan Staycation Keluarga Bertajuk Fam Jam Stay

Long Weekend Makin Seru, VIVERE Hotel Gading Serpong Hadirkan Staycation Keluarga Bertajuk Fam Jam Stay

Jumat, 15 Mei 2026 | 17:45

Menyambut libur akhir pekan panjang di bulan Mei 2026, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan promo menginap bertajuk “FAM JAM STAY” yang dirancang khusus untuk keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill