Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang menyelenggarakan sosialisasi pemahaman terhadap Calon Paskibraka untuk tahun 2025.
Kegiatan berlangsung di Selaras Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Sabtu 30 November 2024.
"Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan para peserta. Sosialisasi ada satu tahap, hari ini ada kurang lebih 1.500 peserta dari berbagai sekolah seperti SMK, SMA, MU, dan sekolah swasta di wilayah Kota Tangerang," ujar A Budiarto Kepala Bidang (Kabid) Kesbangpol Kota Tangerang.
Setelah sosialisasi ini, lanjut Budiarto, tahap selanjutnya akan dilakukan rekruitmen bagi calon Paskibraka Kota Tangerang Tahun 2025.
"Setelah sosialisasi tahap selanjutnya adalah proses rekruitmen dan mulai dari situlah melakukan seleksi administratif maupun fisik, sebagai syarat untuk mengikuti seluruh tahapan seperti, pelatihan dan pembinaan paskibraka," katanya.
Untuk itu, bagi pelajar SMA dan sederajat diundang untuk ikuti sosialisasi kegiatan tersebut, dengan fokus dan jadikan sebagai wadah calon pembinaan disiplin, pembinaan mental, dan pembinaan nilai-nilai kebangsaan.
A Budiarto menyampaikan untuk menjadi Paskibraka pada tahun 2025 ada 10 persyaratan sebagai berikut:
1. Warga negara Indonesia.
2. Calon Paskibraka merupakan pelajar kelas X (sepuluh) dengan minimal usia 16 tahun sampai dengan 18 tahun.
3. Memperoleh izin tertulis dari kepala sekolah.
4. Memperoleh persetujuan tertulis dari orangtua/wali.
5. Mengisi dan menandatangani Surat Pernyataan Kesediaan.
6. Mematuhi Peraturan Pembentukan dan Pelaksanaan Tugas Paskibraka Tahun 2024.
7. Nilai akademik minimal berkategori baik
8. Sehat jasmani dan rohani berdasarkan surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan setempat.
9. Memiliki tinggi badan dan berat badan ideal (Putra 170cm-180cm dan Putri 165cm-175cm).
10. Memiliki bentuk kaki O (O been) dengan ekstremitas paling banyak 5 sentimeter, bentuk kaki X (X been) dengan ekstremitas paling banyak 5 sentimeter, dan tidak memiliki bentuk telapak kaki datar (flat foot).
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGKementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
Kasus kekerasan anak di sebuah daycare di Yogyakarta baru-baru ini memicu keprihatinan mendalam dari berbagai pihak, tak terkecuali tokoh perempuan nasional Airin Rachmi Diany.
Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews