Connect With Us

Viral Bocah Perempuan Adu Jotos di Ciledug, 7 Anak Diamankan

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 3 Januari 2025 | 14:46

Tujuh bocah perempuan yang berkelahi hingga viral di sosial media berdamai setelah diamankan Polsek Ciledug, Kota Tangerang, Jumat 3 Januari 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Reskrim Polsek Ciledug Polres Metro Tangerang Kota mengungkap kasus perkelahian anak perempuan di bawah umur yang viral di media sosial.

Kejadian tersebut berlangsung di Jalan Griya Kencana 2 Blok BB, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, pada Sabtu 28 Desember 2024, sekitar pukul 20.30 WIB.

Kapolsek Ciledug Kompol Ubaidillah menuturkan pihaknya langsung mengambil langkah cepat setelah mendapatkan informasi dari video yang viral.

"Kami segera menurunkan Tim Opsnal yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Suwito, untuk menyisir lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan lebih lanjut," ujar Ubaidillah, Jumat 3 Januari 2025.

Hasil penyelidikan mengungkapkan perkelahian tersebut melibatkan tujuh anak perempuan di bawah umur, yang seluruhnya masih berstatus pelajar.

Para pelaku adalah KP (13 tahun), LR (14 tahun), EY (15 tahun), NAF (12 tahun), IAKD (13 tahun), SLM (13 tahun), dan AA (15 tahun).

"Kami berhasil mengamankan tujuh anak yang terlibat dan membawa mereka ke Polsek Ciledug untuk dilakukan pemeriksaan. Semua anak ini masih duduk di bangku sekolah dasar dan menengah pertama," terang Suwito.

Untuk memastikan penanganan yang tepat, Polsek Ciledug juga memanggil orang tua atau wali dari ketujuh anak tersebut.

Dalam pemeriksaan, dilakukan mediasi antara pihak-pihak terkait. Hasilnya, para orang tua sepakat untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan dengan musyawarah.

"Kami membuat surat pernyataan bersama agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang," tambah Ubaidillah.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar terhindar dari tindakan yang melanggar hukum.

"Langkah Polsek Ciledug ini diharapkan mampu memberikan efek jera sekaligus menjadi pembelajaran bagi masyarakat luas, khususnya para orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka," tutupnya.

KAB. TANGERANG
Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:01

Petugas Kepolisian akhirnya mengamankan tersangka kasus tabrak lari yang menewaskan seorang tokoh Pramuka asal Tangerang, Herman Sulistyo, 71, alias Kak Herman tahun di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Minggu 7 Juni 2026

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill