Connect With Us

Polisi Sebut Ada 4 Anak Laki-laki Korban Pencabulan Ustaz di Ciledug

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 10 Januari 2025 | 21:02

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho memberikan penjelasan terkait guru ngaji di Ciledug diduga lecehkan muridnya, Kamis, 9 Januari 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Polisi mengungkap korban kekerasan seksual seorang ustaz atau guru ngaji kepada sejumlah muridnya di Ciledug adalah laki-laki. Sejauh ini, jumlah korban sebanyak empat anak.

“Kebanyakan cowok. Ini masih kita dalami,” ungkap Kapolres Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Jumat 10 Januari 2025.

Ia menjelaskan, guru ngaji berinisial W tersebut diketahui telah melarikan diri satu bulan sebelum dilaporkan ke Polres Tangerang Kota.

“Iya, sekarang kita sedang cari. Ya mohon waktu biar kita bisa dapatkan,” jelas Kapolres.

Menurut Kapolres, pihaknya mengimbau kepada warga yang merasa anaknya turut menjadi korban untuk melapor.

Sebab, guru ngaji tersebut mengajar anak-anak di lingkungan tersebut dan melakukan pencabulan di lokasi pengajian.

HIBURAN
Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:02

Pemkot Tangerang menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) gratis laga final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Thailand pada Senin 5 Oktober 2026 malam. Berlokasi

TEKNO
Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill