Connect With Us

BPS: Angka Kemiskinan Kota Tangerang Tahun 2024 Turun 0,46 Persen

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 17 Januari 2025 | 20:27

Plt Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Suli Rosadi melabeli tembok rumah KPM yang sudah mampu tetapi masih mengaku miskin di Neglasari, Kota Tangerang. Labelisasi dilakukan agar KPM sadar sehingga bantuan tepat sasaran. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Angka kemiskinan di Kota Tangerang terus mengalami setiap tahunnya. Terbaru, angka kemiskinan pada tahun 2024 mengalami penurunan sebesar 0,46 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tangerang Muladi Widastomo menuturkan, pihaknya belum lama ini merilis Indikator Kesejahteraan Rakyat Kota Tangerang 2024, yang salah satunya memuat indeks angka kemiskinan yang terjadi di Kota Tangerang setiap tahunnya.

Tercatat, persentase penduduk miskin di Kota Tangerang terus mengalami penurunan dari 5,22 persen (2020), 5,93 persen (2021), 5,77 persen (2022), 5,89 persen (2023), dan terbaru hanya 5,43 persen (2024).

“Kami belum lama ini merilis capaian angka kemiskiann di Kota Tangerang. Hasilnya, angka kemiskinan di Kota Tangerang saat ini berada di bawah rata-rata nasional sampai Provinsi Banten,” ujar Muladi, Jumat 17 Januari 2025.

Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang Ruta Ireng Wicaksono menambahkan, angka kemiskinan di Kota Tangerang tercatat lebih rendah dengan angka kemiskinan di Provinsi Banten, yang mencapai 5,84 persen.

“Kami menilai penurunan angka kemiskinan ini merupakan capaian yang luar biasa bahkan indeks angka kemiskinan per akhir tahun ini merupakan yang terbaik dalam tiga tahun,” tambah Ruta.

Selain itu, keberhasilan menurunkan angka kemiskinan secara konsisten setiap tahunnya tidak bisa dilepaskan dari efektivitas program strategis dan layanan publik yang relevan, seperti Beasiswa Tangerang Cerdas, Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pelatihan tenaga kerja, pelatihan kelompok usaha, sampai memberikan akses pendidikan gratis di 146 sekolah swasta.

HIBURAN
Rayakan HUT Ke-7, Swiss-Belhotel Serpong Potong Harga Kamar 35 Persen untuk Tamu Pemegang Kartu Loyalitas

Rayakan HUT Ke-7, Swiss-Belhotel Serpong Potong Harga Kamar 35 Persen untuk Tamu Pemegang Kartu Loyalitas

Senin, 20 Juli 2026 | 10:36

Swiss-Belhotel Serpong memperingati hari jadinya yang ketujuh dengan menggelar perayaan bertema “Road to Victory” pada Rabu, 16 Juli 2025, lalu.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill