Sekolah di Tangerang Mulai Diberlakukan Pembatasan Gadget
Selasa, 3 Februari 2026 | 15:52
Sekolah tingkat SMA di Kabupaten Tangerang mulai menerapkan kebijakan pembatasan gadget bagi siswa.
TANGERANGNEWS.com-Angka kemiskinan di Kota Tangerang terus mengalami setiap tahunnya. Terbaru, angka kemiskinan pada tahun 2024 mengalami penurunan sebesar 0,46 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tangerang Muladi Widastomo menuturkan, pihaknya belum lama ini merilis Indikator Kesejahteraan Rakyat Kota Tangerang 2024, yang salah satunya memuat indeks angka kemiskinan yang terjadi di Kota Tangerang setiap tahunnya.
Tercatat, persentase penduduk miskin di Kota Tangerang terus mengalami penurunan dari 5,22 persen (2020), 5,93 persen (2021), 5,77 persen (2022), 5,89 persen (2023), dan terbaru hanya 5,43 persen (2024).
“Kami belum lama ini merilis capaian angka kemiskiann di Kota Tangerang. Hasilnya, angka kemiskinan di Kota Tangerang saat ini berada di bawah rata-rata nasional sampai Provinsi Banten,” ujar Muladi, Jumat 17 Januari 2025.
Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang Ruta Ireng Wicaksono menambahkan, angka kemiskinan di Kota Tangerang tercatat lebih rendah dengan angka kemiskinan di Provinsi Banten, yang mencapai 5,84 persen.
“Kami menilai penurunan angka kemiskinan ini merupakan capaian yang luar biasa bahkan indeks angka kemiskinan per akhir tahun ini merupakan yang terbaik dalam tiga tahun,” tambah Ruta.
Selain itu, keberhasilan menurunkan angka kemiskinan secara konsisten setiap tahunnya tidak bisa dilepaskan dari efektivitas program strategis dan layanan publik yang relevan, seperti Beasiswa Tangerang Cerdas, Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pelatihan tenaga kerja, pelatihan kelompok usaha, sampai memberikan akses pendidikan gratis di 146 sekolah swasta.
Sekolah tingkat SMA di Kabupaten Tangerang mulai menerapkan kebijakan pembatasan gadget bagi siswa.
TODAY TAGKomisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdullah atau yang akrab disapa Gus Abduh, angkat bicara terkait penetapan Bahar bin Smith sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap anggota Banser Kota Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews