Bukan Cuma Bebersih, Ini Alasan Kamar Mandi Jadi Tempat Rileks Rumah Modern
Selasa, 28 Juli 2026 | 17:08
Di tengah ritme kehidupan urban yang serba cepat, standar kemewahan sebuah hunian telah bergeser secara fundamental.
TANGERANGNEWS.com-Dalam rangka meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang akan melakukan proses pemeliharaan sistem (maintenance) secara menyeluruh.
Untuk itu, seluruh layanan offline Dukcapil Kota Tangerang akan ditutup sementara pada 10 hingga 13 Mei 2025 mendatang.
Kepala Disdukcapil Kota Tangerang Rizal Ridolloh mengatakan, penutupan sementara ini mencakup pelayanan langsung di Kantor Disdukcapil maupun di booth Dukcapil seperti Tangcity Mall dan Icon Walk Mall.
“Namun demikian, layanan daring atau online tetap dapat diakses seperti biasa, khususnya melalui website sobatdukcapil.tangerangkota.go.id,” jelas Rizal, Jumat 9 April 2025.
Ia menjelaskan, bahwa maintenance ini merupakan bagian dari upaya peningkatan sistem keamanan data serta efisiensi pelayanan berbasis digital.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan masyarakat. Langkah ini kami ambil untuk memastikan sistem pelayanan berjalan lebih cepat, aman dan nyaman ke depannya,” kata Rizal.
Dengan itu, masyarakat Kota Tangerang yang memiliki keperluan mendesak selama masa maintenance ini disarankan untuk menunda kunjungan atau memanfaatkan layanan online, seperti pengurusan KTP, KK, Akta Kelahiran dan dokumen lainnya melalui kanal resmi.
“Layanan offline akan kembali dibuka dan beroperasi seperti biasa pada 14 Mei mendatang,” tutupnya.
Di tengah ritme kehidupan urban yang serba cepat, standar kemewahan sebuah hunian telah bergeser secara fundamental.
TODAY TAGKetua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews