Connect With Us

Ketua DPRD Kota Tangerang Mangkir

| Kamis, 14 Mei 2009 | 17:53

TANGERANGNEWS-Ketua DPRD Kota Tangerang Krisna Gunata yang juga calon legislatif (caleg) nomor urut 2 dari Partai Golkar untuk Provinsi Banten mangkir dari panggilan Polres Metro Kota Tangerang terkait dugaan penggelembungan suara. Krisna adalah caleg yang dianggap telah diuntungkan dari hasil rapat pleno KPUD Kota Tangerang pada 25 April 2009 lalu. Sebab, Krisna yang awalnya berada di posisi ketiga, naik menjadi posisi dua menggeser posisi caleg nomor urut 1 se-partainya Sri Nurhayati Menurut salah seorang kader Partai Golkar Mustofa Kamarudin yang datang ke Polres Kota Tangerang untuk memberikan kabar ketidakhadiran Krisna Gunata mengatakan, Ketua DPRD Kota Tangerang itu tidak dapat hadir dikarenakan adanya urusan di daerah Bandung. “Saya ke Polres menyampaikan pembatalan kehadirannya, karena ada urusan yang harus diselesaikan di Bandung, dia berangkat tadi pagi sekitar jam 8,” kata salah seorang kader partai Golkar Mustofa Kamarudin, hari ini. Tak disebutkan urusan yang dikerjakan Krisna, Mustofa mengatakan, dirinya hanya membantu Krisna untuk menyampaikan pembatalan kehadiranya dan diundur hingga Jumat (15/5) besok "Saya juga tidak tahu ada urusan apa dia di Bandung, ya sebagai teman, saya cuma bantu dia untuk menyampaikan ini kepada penyidik, mungkin besok dia dia bisa datang" ucapnya. Wakasat Reskrim Polres Metro Kota Tangerang AKP Zulkifli menerangkan, ini merupakan pemanggilan pertama Krisna sebagai saksi kasus dugaan penggelembungan suara. Meskipun tidak hadir utuk anggilan pertama, hal tersebut dinilai Zulkifli masih kooperatif, karena Kraisna masih melakukan koordinasi kepada tim penyidik untuk alasan ketidak hadirannya “Ya, kita masih memberi kesempatan untuk menunda pemanggilannya hingga besok, karena dia melaporka alasannya. Jika dia tidak hadir tanpa alasan yang patut atau jelas, maka kita akan lakukan pemanggilan ke- 2 sampai pada pemanggilan yang disertai dengan perintah membawa” tandasnya.(rangga)
NASIONAL
Mayoritas Pekerja Indonesia Masih Lulusan SD hingga SMP Menurut Data BPS

Mayoritas Pekerja Indonesia Masih Lulusan SD hingga SMP Menurut Data BPS

Jumat, 6 Februari 2026 | 10:56

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat struktur tenaga kerja di Indonesia hingga November 2025 masih didominasi oleh penduduk bekerja dengan tingkat pendidikan dasar.

SPORT
Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:06

Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill