Connect With Us

Jembatan Pelawad 2 Larangan Segera Dibangun, Ini Skema Rekayasa Lalu Lintas Jakarta-Ciledug

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 29 Juli 2025 | 22:35

Pembangunan Jembatan Pelawad 2 Larangan akan segera direalisasikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam waktu dekat ini. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mendukung penuh rencana pembangunan infrastruktur Jembatan Pelawad 2 Larangan yang akan direalisasikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam waktu dekat ini.

Salah satunya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang akan melakukan rekayasa lalu lintas untuk meminimalkan kemacetan selama pembangunan berlangsung.

Kepala Dishub Kota Tangerang Achmad Suhaely menuturkan pihaknya telah menjalin koordinasi lanjutan bersama pihak berwenang untuk menyukseskan rekayasa lalu lintas, selama pembangunan Jembatan Pelawad 2 Larangan berlangsung.

"Berdasarkan rencana termutakhir, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan menggunakan sistem contra flow (lawan arus)," ujar Suhaely, Selasa 29 Juli 2025.

Menurutnya, rencana rekayasa lalu lintas ini, untuk mendukung kelancaran proyek pembangunan Jembatan Pelawad 2 Larangan sudah mulai disusun.

Nantinya, jika jembatan arah Jakarta yang dibongkar arus akan dialihkan ke kanan menggunakan sistem contra flow di Jalan HOS Cokroaminoto (350 meter).

"Sebaliknya, jika jembatan arah Tangerang Kota yang dibongkar, arus akan dialihkan ke kiri Jalan HOS Cokroaminoto/Puribeta 2 (150 meter),” kata  Suhaely.

Ia melanjutkan, Pemprov Banten selaku pihak berwenang telah menyosialiasikan pembangunan infrastruktur Jembatan Palawad 2 Larangan akan berlangsung selama 167 hari kerja atau sekitar lima bulan ke depan.

“Kami terus berkoordinasi bersama pihak berwenang, sekaligus mulai menyosialisasikan secara luas kepada masyarakat sekitar, karena rencana rekayasa lalu lintas ini akan mulai diberlakukan dalam waktu dekat ini sekitar awal bulan depan,” tambahnya.

Selain itu, Dishub Kota Tangerang mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan dapat mendukung kelancaran rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan dengan mengindari kemacetan di jalan utama penghubung Jakarta-Ciledug tersebut, sekaligus mematuhi rambu lalu lintas untuk mengutamakan keselamatan bersama.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill