Connect With Us

Ambil Retribusi di Jalan, Terminal Ciledug Paling Tak Jelas

| Minggu, 18 September 2011 | 14:46

Angkot ngetem di CBD Ciledug. Hal ini merupakan pandangan biasa, Pemkot Tangerang sendiri mengaku menyerah dengan kondisi ini. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Retribusi adalah pungutan yang dikenakan atas jasa atau layanan yang  diberikan atau penggunaan atas kekayaan daerah. Salah satu jenis retribusi,  yaitu retribusi terminal. DPRD Kota Tangerang telah meminta daftar terminal yang ada di Kota Tangerang kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang, hasilnya dari terminal yang ada, Terminal Ciledug merupakan terminal yang keberadaannya tidak jelas.
 
Namun demikian, Dishub Kota Tangerang tetap menarik retribusi kepada angkutan umum.
 
"Hal ini tidak sesuai dengan makna retribusi, karena pemerintah daerah tidak memberikan layanan terminal kepada angkutan umum, sehingga pungutan tersebut seharusnya tidak ada," ujar Edi Suhendi, Anggota DPRD Kota Tangerang dari dapil Ciledug.
 
 "Pemerintah kalau mau menarik retribusi, sediakan dulu terminalnya" lanjut Edi yg juga menjadi Sekretaris Gerakan Persaudaraan Pemuda (Gema) Keadilan Kota Tangerang.
 
Sebaiknya, kata Edi, Pemkot Tangerang seusia dengan janjianya agar tetap embangun Terminal Ciledug. Sebab, berdasarkan  pengamatan pun, jumlah angkutan umum dengan tujuan Ciledug sangat banyak trayeknya.
 
“Apabila terminal ada dan dimaksimalkan perannya, maka jumlah retribusi bisa meningkat. Saat ini Dishub berhasil menyetor ke kas daerah dari retribusi terminal Ciledug hanya  Rp75 juta,” ujarnya.
 
Menurutnya, guna kepentingan umum dan mengambalikan sarana umum yang sudah dibangun pemerintah, khususnya soal terminal, sebelum ditarik retribusinya maksimalkan dulu kebaradaan terminal itu.
 
“Kami juga mempertanyakan rencana pembangunan terminal di daerah Puri Beta, saat ini jalan di tempat. Sedangkan terminal yang ada di Lembang terbengkalai begitu saja. Lantas, dari mana daerah akan menghasilan pemasukan yang besar kalau tidak dimaksimalkan potensinya,” terangnya.
 
Kadishub Kota Tangerang Gatot Suprijanto mengakui belum tercapainya target pemasukan dari retribusi terminal. “Selama ini memang untuk Ciledug dan Cibodas kita masih mengambil di jalan lantaran keberadaan terminalnya masih belum pasti. Rencana kami membangun di Puri Beta masih perdebatan. Sedangkan untuk di Lembang juga ada kendala sengketa lahan,” jelasnya. (RAZ)
 
 
 

TANGSEL
Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Sabtu, 7 Februari 2026 | 21:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) angkat bicara terkait video viral di media sosial yang memperlihatkan aktivitas armada pengangkut sampah di wilayah Bogor, Jawa Barat.

BANDARA
Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:25

Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem

KOTA TANGERANG
Mangkir, Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Bahar bin Smith Rabu Depan

Mangkir, Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Bahar bin Smith Rabu Depan

Sabtu, 7 Februari 2026 | 18:36

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus dugaan pengeroyokan kader Banser yang melibatkan Habib Bahar bin Smith.

NASIONAL
Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill