Connect With Us

WH Tak Terkena Diskualifikasi

| Senin, 19 September 2011 | 17:13

Ibnu Jandi (facebook / facebook)


TANGERANG-Lembaga Kajian Publik telah mengatakan calon gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) tak terkena diskualifikasi atas dugaan pelanggaran kampanyeterselubung  pada acara halal bihalal PGRI Kota Tangerang yang dilaksanakan di Masjid Al-Azhom, Kota Tangerang  pada 7 September 2011 lalu.

“WH tak terkena diskualifikasi soal roti ini, kecuali dia melakukannya lebih dari tiga kali dengan secara massif, terstruktur dan sistematis seperti yang dilakukannya pada acara itu. Jadi dua kali lagi saja dia melakukan hal yang sama, baru kiranya KPU dan Panwaslu bisa mendiskualifikasinya,” ujar  Direktur Lembaga Kajian Publik Ibnu Jandi, Senin (19/09).

Berdasarkan analisanya pada rekaman video dimaksud, WH tidak ada mengatakan ajakan kampanye mengenai dirinya. Tetapi, menurut Ibnu Jandi, dengan hadirnya WH sudah cukup membangun brand image bisa diduga ini adalah langkah politik yang dilakukan Ketua PGRI H Saman Hidayat. Seperti diketahui, pada acara tersebut hadir WH dan Wakil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, Kepala Dinas Pendidikan Zaenudin.

“Dalam kesempatan itu, Wahidin memberikan sambutan. Dan, dalam acara tersebut juga ada pembagian roti yang sampul bungkusnya bergambar Wahidin Halim. Saya sudah mendengar pengakuan penggagas (panitia) acara ini mengatakan, kalau mereka tidak mengetahui roti tersebut bergambar WH. Lantas pertanyaannya, kenapa begitu mengetahui tidak disembunyikan, kenapa tetap dibagikan, ini kan tidak logis. Kenapa juga memesannya dari Pinang, ini saya kira hanya mencari-cari pembenaran saja,” terang Ibnu Jandi.

Jandi mengatakan, dengan pembagian roti bergambar WH itu, seakan-akan sudah panitia sedang membantu WH untuk melakukan kampanye. “Berkenaan dengan permasalahan tersebut, saya Ketua PGRI Kota Tangerang Saman diduga telah melanggar PP No.53/2010 tentang disiplin PNS. Jadi sanksinya adalah penurunan pangkat,” terangnya.

Dan, menurut Ibnu Jandi,  berkaca dari pengalaman di Pilkada Tangsel, seorang Asda I bernama Ahadi yang jauh melakukan pelanggaran sebelum ditetapkannya calon wali kota dan wakil wali kota telah membuat diulangnya Pilkada di Tangsel.”Saya kira ini juga berpotensi gugatan ke MK,” tegasnya. (DRA)
NASIONAL
Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya

Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:21

PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill