Connect With Us

Hadapi Cuaca Ekstrem hingga Akhir Tahun, Pemkot Tangerang Fokus Sampah, Drainase, hingga Pohon Tumbang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 3 November 2025 | 21:18

Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, masih terendam banjir akibat cuaca ekstrem, Rabu 13 Agustus 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar Rapat Kewilayahan menyerap aspirasi sekaligus menggeber strategi mitigasi komprehensif menghadapi puncak musim penghujan dan cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi hingga akhir tahun.

Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Deni Koswara menjelaskan bahwa rapat rutin bulanan ini kini memfokuskan perhatian pada pembenahan layanan publik yang paling krusial.

"Ada sekian banyak permasalahan yang berusaha kami tuntaskan, khususnya dalam bulan ini akan memfokuskan pada pembenahan penanganan sampah, ketertiban Pedagang Kaki Lima (PKL), sampai persiapan menghadapi puncak musim penghujan," ujar Deni di Puspem Kota Tangerang, Senin 3 November 2025.

 

Infrastruktur Anti-Banjir Diperiksa Menyeluruh

Pemkot Tangerang langsung mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh perangkat kewilayahan (kecamatan dan kelurahan) untuk segera melakukan pemeriksaan menyeluruh pada sistem pengendali banjir.

Fokus pemeriksaan meliputi kondisi turap, embung, drainase, pintu air, sampai rumah pompa air yang tersebar di wilayah masing-masing.

Deni Koswara menambahkan, selain memeriksa saluran air, pihak kewilayahan juga didorong untuk menyiapkan aksi mitigasi demi keselamatan warga.

"Kami akan mendorong perangkat kewilayahan mulai menyiapkan aksi-aksi mitigasi. Juga mulai memastikan keamanan pohon-pohon yang berpotensi tumbang di tengah cuaca ekstrem akhir-akhir ini sehingga tidak sampai membahayakan masyarakat,” tambahnya.

 

Ajakan Gotong Royong Warga

Pemkot juga menyadari bahwa penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri. Oleh karena itu, perangkat kewilayahan diminta untuk menggiatkan kembali semangat kerja bakti dan gotong royong di tengah masyarakat sebagai langkah mitigasi banjir.

"Kami mengajak semua lapisan masyarakat turut berpartisipasi meningkatkan langkah mitigasi dengan menggiatkan aksi gotong royong menjaga kebersihan lingkungan masing-masing," pungkas Deni.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Polda Banten Kerahkan 5 Unit Watercannon, Kirim Air ke Wilayah Terdampak Kekeringan

Polda Banten Kerahkan 5 Unit Watercannon, Kirim Air ke Wilayah Terdampak Kekeringan

Senin, 10 Agustus 2026 | 19:50

Polda Banten mengerahkan sebanyak 5 unit armada Watercannon guna menyalurkan air bersih pada wilayah yang mengalami krisis air bersih di wilayah tersebut.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill