Connect With Us

Tiru Bandung, DPRD Kota Tangerang Usul Pemkot Terapkan Parkir Berlangganan untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 27 November 2025 | 14:26

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PDI-P Andri Septiawan Permana. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com- DPRD Kota Tangerang mendorong Pemerintah Kota Tangerang untuk mulai mempertimbangkan penerapan parkir berlangganan, mengikuti daerah seperti Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Surabaya yang dinilai berhasil meningkatkan pendapatan dari sektor tersebut. 

Usulan ini disampaikan dalam laporan resmi Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Tangerang pada Rapat Paripurna pembahasan Raperda APBD Kota Tangerang Tahun Anggaran 2026, Kamis, 27 November 2025.

Dalam laporannya, Wakil Ketua Banggar DPRD Kota Tangerang Andri S. Permana menegaskan perlunya langkah konkret untuk mengoptimalkan PAD di tengah menurunnya penerimaan daerah.

”Benchmarking dalam rangka peningkatan PAD dari pajak hotel, restoran, parkir dan hiburan agar dilakukan ke daerah seperti Kota Bandung, Kabupaten Bandung serta Kota Surabaya yang telah berhasil nyata dalam meningkatkan PAD melalui kebijakan parkir berlangganan,” papar Andri. 

Tak hanya soal parkir, Banggar juga meminta peningkatan teknologi pengawasan pendapatan. Disebutkan bahwa sejumlah daerah sudah lebih maju dalam penarikan pajak daerah.

“Pemanfaatan teknologi pencatat transaksi yang lebih maju dibanding tapping box serta pengawasan dengan CCTV mobile telah berhasil meningkatkan PAD,” imbuhnya. 

Usulan ini muncul karena Kota Tangerang harus menghadapi kondisi fiskal yang cukup menekan pada 2026. Pendapatan daerah diproyeksikan turun 6,50 persen dibanding APBD Murni 2025. 

“Penurunan pendapatan daerah salah satunya disebabkan oleh turunnya Transfer ke Daerah (TKD) Pemerintah Pusat sebesar Rp427 miliar,” ungkap Andri. 

Kondisi ini membuat Pemkot Tangerang hari melakukan upaya peningkatan PAD. Kata Andri, Banggar meminta agar BPKD dan Bapenda memperbarui regulasi sesuai kebutuhan saat ini. 

“Revisi kajian Peraturan Daerah terkait Bapenda agar tetap mempertimbangkan psikologis masyarakat,” begitu salah satu catatan yang disampaikan. 

Selain meningkatkan pendapatan, DPRD juga meminta agar anggaran digunakan secara efektif, tanpa kegiatan seremonial yang tidak memberikan dampak besar kepada warga. 

Belanja daerah tahun 2026 sendiri ditetapkan sebesar Rp5,534 triliun, sementara pendapatan daerah direncanakan Rp5,134 triliun, sehingga masih terdapat defisit sekitar Rp400 miliar yang ditutup dari SILPA tahun sebelumnya. 

BISNIS
YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

Selasa, 3 November 2026 | 17:57

YesssCredit, perusahaan pembiayaan berizin yang telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menawarkan program pembiayaan yang mudah kepada masyarakat Tangerang dalam roadshow perdana di Tangcity Mall.

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

BANTEN
Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Jumat, 6 November 2026 | 20:57

Nyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill