Connect With Us

Kawal Kasus Pelecehan di Sekolah, Pemkot Tangerang Jamin Hak Korban Terpenuhi

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 3 Desember 2025 | 13:22

Ilustrasi pelecehan seksual. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Kasus dugaan pelecehan yang melibatkan seorang guru di Kota Tangerang langsung ditangani oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang. 

Begitu aduan diterima, Pemkot Tangerang langsung melakukan pendampingan hukum dan psikologis mulai diberikan kepada korban, termasuk jaminan agar proses pendidikannya tetap berjalan tanpa gangguan.

Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Tihar Sopian menyampaikan, aduan tersebut disampaikan langsung oleh pihak keluarga korban. Pihaknya kemudian melakukan asesmen awal dan memastikan perlindungan menyeluruh.

“Sejak laporan masuk, kami langsung melakukan asesmen, pendampingan, serta memastikan korban mendapatkan perlindungan secara penuh. Ini merupakan komitmen Pemkot Tangerang dalam menangani kasus, terutama yang melibatkan anak dan lingkungan pendidikan,” ujarnya, Rabu, 3 Desember 2025.

Laporan pertama dibuat pada 7 November 2025 di Polres Metro Tangerang Kota dengan pendampingan dari UPTD PPA. 

Setelah itu, korban menjalani proses visum dan konseling psikolog di fasilitas layanan pemerintah.

Pada 17 November 2025, pertemuan digelar bersama pihak sekolah dan Komnas Anak Kota Tangerang. 

Tujuannya untuk menyusun langkah perlindungan lebih lanjut dan memastikan korban merasa aman selama proses pendidikan.

Salah satu keputusan yang dihasilkan adalah pemberian fasilitas ujian dari rumah untuk mencegah korban berhadapan dengan terduga pelaku. 

Pemkot Tangerang juga menyiapkan opsi perpindahan sekolah apabila itu menjadi pilihan keluarga.

Tihar menegaskan, pihaknya akan terus mengawal pemulihan psikologis korban hingga dinilai stabil.

“Pada 17 November 2025, UPTD PPA mengundang kepala sekolah untuk klarifikasi serta membahas langkah perlindungan lanjutan. Pertemuan juga dihadiri oleh Komnas Anak Kota Tangerang,” katanya. 

Terpisah, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Ruta Ireng Wicaksono memastikan guru terduga pelaku sudah tidak lagi bertugas selama penyelidikan berlangsung. Langkah penonaktifan itu untuk menjaga lingkungan sekolah tetap aman bagi seluruh siswa.

“Apalagi kekerasan dan bullying di lingkungan sekolah dan dunia pendidikan. Terduga pelaku telah dinonaktifkan dan semuanya akan diproses sesuai aturan dan hukum yang berlaku,” ungkap Ruta. 

Pemkot memastikan korban tetap mendapatkan hak pendidikannya secara penuh dan tanpa hambatan.

“Sedangkan pada terduga korban, bersama seluruh pihak sudah difasilitasi secara menyeluruh. Mulai dari keamanan dan kenyamanan ujian di rumah, serta proses pemindahan sekolah jika diinginkan,” pungkasnya. 

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

NASIONAL
Said Iqbal Masuk Lingkar Istana, Pengamat: Ada Potensi Redam Mobilisasi Massa Buruh

Said Iqbal Masuk Lingkar Istana, Pengamat: Ada Potensi Redam Mobilisasi Massa Buruh

Kamis, 11 Juni 2026 | 18:17

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan. Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara

HIBURAN
Gratis Masuk, Hotel Santika Premiere ICE-BSD City Gelar Nobar Pesta Bola Piala Dunia 2026

Gratis Masuk, Hotel Santika Premiere ICE-BSD City Gelar Nobar Pesta Bola Piala Dunia 2026

Kamis, 11 Juni 2026 | 17:07

Hotel Santika Premiere ICE-BSD City menghadirkan program nonton bareng bertajuk "Pesta Bola Gembira di Santika Premiere ICE-BSD City" untuk menyambut berlangsungnya turnamen sepak bola dunia.

BANDARA
Pulang dari Bangkok Positif Narkoba, BNN Tangkap 10 WNI di Bandara Soetta

Pulang dari Bangkok Positif Narkoba, BNN Tangkap 10 WNI di Bandara Soetta

Jumat, 12 Juni 2026 | 14:40

Sebanyak 10 orang warga negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari Bangkok, Thailand, langsung ditangkap aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill