Connect With Us

Kebakaran Hebat Hanguskan Pabrik PT Hardaya Shoe Component di Jatiuwung Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 14 Januari 2026 | 11:34

Kebakaran Pabrik Komponen Sepatu Dan Pakaian di Jatiuwung, 43 Personel BPBD Kota Tangerang Dikerahkan ( (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Kebakaran besar menghanguskan hampir seluruh bangunan pabrik PT Hardaya Shoe Component (HSC) yang berada di Kawasan Industri Gajah Tunggal, Kelurahan Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Rabu, 14 Januari 2026, dini hari. 

Api dengan cepat merambat ke seluruh area produksi karena banyaknya material yang mudah terbakar di dalam pabrik tersebut.

Peristiwa ini pertama kali diketahui pada Selasa malam sekitar pukul 23.05 WIB. Api terlihat muncul dari bagian belakang pabrik yang merupakan area produksi, kemudian menjalar ke area finishing hingga akhirnya melalap bangunan utama yang berdiri di atas lahan seluas sekitar 5.000 meter persegi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengerahkan sedikitnya 43 personel dan 13 unit mobil pemadam kebakaran untuk menangani kejadian tersebut. 

Proses pemadaman sempat terkendala karena jarak sumber air yang cukup jauh dari lokasi kebakaran.

Kepala UPT Damkar Periuk Kamaluddin mengatakan, petugas langsung bergerak cepat untuk mencegah api merembet ke pabrik lain di sekitar kawasan industri. 

"Kami menerima laporan pukul 23.05 WIB dan langsung menurunkan unit dari UPT Periuk, dibantu Mako dan UPT Cibodas. Dalam waktu 30 menit, api berhasil kami lokalisir. Kendala utama di lapangan hanya terkait pencarian sumber air," ujarnya di lokasi kejadian.

Setelah upaya pemadaman yang berlangsung selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya. 

Proses pendinginan dilakukan hingga Rabu pagi sekitar pukul 05.50 WIB untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Meski bangunan pabrik mengalami kerusakan parah akibat kebakaran, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. 

Saat kejadian, pabrik dalam kondisi tidak beroperasi sehingga tidak ada aktivitas pekerja di dalam area.

Kapolsek Jatiuwung Kompol Robiin menyampaikan, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara bersama tim identifikasi dari Polres Metro Tangerang Kota. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

"Kami sudah mengecek TKP bersama rekan Pamapta dan tim identifikasi Polres. Sumber api diketahui berasal dari bagian belakang pabrik, namun untuk penyebab pastinya masih kami selidiki lebih lanjut agar hasilnya akurat. Alhamdulillah, korban jiwa nihil, hanya kerugian materiil," pungkasnya.

BANDARA
Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Fasilitas Learning Center di Bandara Soetta Kini Terbuka untuk Seluruh Industri Aviasi

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:15

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memperluas fungsi InJourney Airports Learning Center (IALC) di kawasan Bandara Soekarno-Hatta agar dapat diakses oleh seluruh pelaku industri aviasi nasional maupun global.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

KOTA TANGERANG
HUT RI, Warga Kota Tangerang Dapat Diskon Pajak hingga 45 Persen

HUT RI, Warga Kota Tangerang Dapat Diskon Pajak hingga 45 Persen

Senin, 3 Agustus 2026 | 17:55

Masyarakat Kota Tangerang dapat memanfaatkan berbagai keringanan pajak daerah dengan potongan hingga 45 persen dalam Program Pesta Diskon Kemerdekaan yang berlangsung mulai 3 hingga 31 Agustus 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill