Connect With Us

Warga Keluhkan Perbaikan Jalan di Kota Tangerang Cuman Ditambal Paving Block

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 4 Februari 2026 | 20:06

Ilustrasi jalan ditambal menggunakan paving block. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Sejumlah ruas jalan di Kota Tangerang mengalami kerusakan. Kondisi tersebut pun dikeluhkan warga melalui media sosial. 

Keluhan tersebut terlihat pada kolom komentar unggahan akun Instagram @abouttng yang membahas program Perjaka Gesit milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, yakni layanan pengaduan jalan rusak yang dapat dilaporkan melalui nomor 0811-1500-152 atau aplikasi Tangerang LIVE agar langsung ditangani dalam waktu satu hari. 

Namun, respons warga justru dipenuhi kritik terhadap hasil perbaikan di lapangan yang dinilai kurang maksimal. 

“Masa jalan ditambal sama konblok tangerang doang nambal jalan pake konblok,” tulis akun @roby_darwiss

Keluhan juga datang dari pengguna jalan roda dua. “cuih ditambel doang udh gt ga rata bikin motor gua rusak aja,” ungkap akun @rckrkrd

Beberapa juga menyampaikan komentar dengan nada skeptis. 

“Sehari beres... apakah sehari rusak juga??,” komentar akun @ichart.

“PENIPUAN GAMBAR, YANG DIPASANG PAVING BLOCK!!,” timpal akun @hsanjayaa.

Terkait itu, Pemkot Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tak menampik adanya sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan. 

Hal ini dikarenakan kondisi cuaca ekstrem disertai hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa waktu terakhir. 

”Memang saat ini ada sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan di beberapa lokasi. Kondisi hujan terus-menerus ditambah kapasitas drainase yang tidak tertampung menyebabkan genangan, sehingga jalan cepat rusak,” ujar Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni dikutip dari Satelitnews, Rabu, 4 Februari 2026.

Adapun kerusakan tidak hanya terjadi pada jalan kota, tetapi juga ruas jalan provinsi dan nasional yang melintas di wilayah Kota Tangerang.

Menurut Taufik, pihaknya melakukan penanganan darurat dengan metode berbeda-beda menyesuaikan kondisi lapangan.

“Kalau langsung ditutup aspal di kondisi hujan seperti ini, biasanya tidak bertahan lama. Karena itu kami gunakan alternatif lain seperti paving block dan cold mix sebagai solusi sementara,” jelasnya.

Beberapa ruas jalan yang mengalami kerusakan parah berada di kawasan dalam kota, seperti Jalan M. Toha, Jalan Imam Bonjol, serta ruas menuju Benda dan Halim.

Untuk perbaikan permanen, Pemkot Tangerang telah menganggarkan rekonstruksi jalan pada 2026. Sedangkan, jalan berstatus provinsi dan nasional akan dilakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. 

NASIONAL
Pengamat Minta Pemerintah Jujur-jujuran Soal Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir

Pengamat Minta Pemerintah Jujur-jujuran Soal Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir

Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:43

Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi meminta pemerintah memberikan penjelasan secara terbuka terkait penyebab sebenarnya pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah daerah.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

TEKNO
Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05

Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill