Connect With Us

Bukan dari Sambaran Kilat, Sejarah Asal-usul Nama Kelurahan Petir Kota Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:34

Kantor Kelurahan Petir Jl. KH. Ahmad Dahlan No.7, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Nama Kelurahan Petir di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, kerap dikaitkan dengan fenomena alam berupa sambaran kilat. Namun catatan sejarah justru mengungkapkan hal yang berbeda. 

Dalam buku Melacak Asal Muasal Kampung di Kota Tangerang karya Burhanudin, disebutkan bahwa nama “Petir” justru berakar dari tradisi komunikasi masyarakat Betawi tempo dulu.

Secara administratif, Kelurahan Petir resmi berdiri melalui Perda Nomor 16 Tahun 2000 sebagai hasil pemekaran Kecamatan Cipondoh.

Sebelumnya, wilayah tersebut merupakan bagian dari Kampung Gondrong. Adapun sebutan “Petir” pada awalnya hanya merujuk pada wilayah kecil yang kini dikenal sebagai RW 03.

Burhanudin menjelaskan, masyarakat Betawi setempat tidak menyebut kilat dengan istilah petir, melainkan geledek atau geludug. 

Nama Petir disebut berasal dari kata “petitir”, yakni bunyi titir atau kentongan yang ditabuh sebagai penanda situasi darurat.

“Dulu yang disebut Petir itu petitir. Kalau ada orang dibacok ditabuhin titir tiga kali sebagai isyarat, lama-kelamaan jadi Petir,” ungkap Burhanudin.

Menurutnya, pada masa lalu wilayah tersebut dikenal sebagai kampung para jawara sehingga penggunaan titir sebagai alat komunikasi cukup sering terdengar. 

Dari kebiasaan itulah, sebutan Kampung Petir kemudian melekat dan bertahan hingga kini.

Selain dikenal sebagai kampung jawara, Petir juga memiliki citra sebagai kampung para pendidik. Banyak guru agama, guru sekolah, hingga guru mengaji lahir dan mengabdi di wilayah ini.

“Petir dikenal sebagai kampung para guru, mulai dari guru agama, guru sekolah, hingga guru mengaji. Karena banyaknya guru di sini, Petir sama seperti Kampung Pinang yang melahirkan banyak pendidik,” katanya.

Di sektor pertanian, Petir juga pernah mencatatkan kejayaan melalui komoditas Jambu Cincalo Gondrong. Buah tersebut sempat menjadi ikon pertanian Kota Tangerang dan masuk ulasan majalah nasional Trubus pada 1977–1978.

“Petir memiliki fondasi kepemimpinan yang kuat, dipimpin oleh tokoh-tokoh seperti Kades Musa dan Muhammad sejak sebelum Indonesia merdeka atau zaman Belanda,” ujarnya.

BANTEN
BPK Audit 3 Sektor Strategis Pemprov Banten, Andra Soni Minta OPD Kooperatif dan Transparan

BPK Audit 3 Sektor Strategis Pemprov Banten, Andra Soni Minta OPD Kooperatif dan Transparan

Jumat, 4 September 2026 | 22:21

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Banten mulai melakukan pemeriksaan semester II Tahun 2026 terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) setempat.

TANGSEL
Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Kamis, 3 September 2026 | 20:13

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah mengerjakan pembangunan turap dan bronjong di tiga titik wilayah rawan banjir dan longsor.

HIBURAN
Genap 32 Tahun, ARYADUTA Lippo Village Bakal Tampil Lebih Baru

Genap 32 Tahun, ARYADUTA Lippo Village Bakal Tampil Lebih Baru

Rabu, 2 September 2026 | 13:43

ARYADUTA Lippo Village memasuki usia ke-32 tahun pada September 2026. Selama lebih dari tiga dekade, hotel bintang empat yang berada di kawasan Lippo Village, Tangerang,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill