Connect With Us

Setahun Memimpin, Pengamat Nilai Sachrudin–Maryono Fokus Benahi Fondasi Pembangunan Kota Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 20 Februari 2026 | 13:22

Wali Kota Tangerang Sachrudin dan Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Memasuki satu tahun kepemimpinan Wali Kota Sachrudin dan Wakil Wali Kota Maryono, arah pembangunan Kota Tangerang mulai terlihat. Periode awal ini dinilai sebagai fase peletakan dasar kebijakan sebelum hasil jangka panjang benar-benar bisa diukur.

Pengamat kebijakan publik dari IDP-LP Riko Noviantoro menilai fokus pemerintah kota pada kebutuhan dasar masyarakat menjadi ciri utama tahun pertama kepemimpinan ini.

Menurutnya, hal ini tergambarkan melalui Program 3G (Gampang Sekolah, Gampang Kerja, dan Gampang Sembako) yang jadi jargon andalan pasangan Sachrudin-Maryono. 

“Program ini menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pendidikan, akses pekerjaan, hingga pemenuhan kebutuhan pokok. Pendekatan seperti ini membuat arah kebijakan pemerintah kota lebih mudah dipahami warga,” ujar Riko, Kamis, 19 Februari 2026.

Meski demikian, lanjut Riko, program yang baru berjalan tidak bisa langsung diukur hasil akhirnya dalam waktu singkat. 

“Tahun pertama biasanya adalah fase peletakan fondasi. Yang penting adalah konsistensi arah kebijakan dan keberlanjutan pelaksanaannya,” tambahnya.

Sejumlah indikator makro menunjukkan tren positif sepanjang 2024–2025. Indeks Pembangunan Manusia Kota Tangerang meningkat dari 81,53 poin menjadi 82,41 poin.

Angka harapan hidup naik dari 75,50 tahun menjadi 75,86 tahun, sementara harapan lama sekolah bergerak dari 13,90 tahun menjadi 13,96 tahun.

“Meski perubahannya bertahap, tren ini menunjukkan adanya perbaikan kualitas hidup masyarakat,” ungkap Riko.

Di sektor ekonomi, Laju Pertumbuhan Ekonomi menguat dari 5,04 persen menjadi 5,20 persen. Tingkat Pengangguran Terbuka turun dari 5,92 persen menjadi 5,88 persen, dan tingkat kemiskinan menurun dari 5,43 persen menjadi 5,19 persen.

“Indikator-indikator ini memang tidak berubah secara cepat. Yang paling penting adalah arah kebijakan jelas dan konsistensinya terjaga. Jika hal ini dilakukan, dampaknya akan semakin terasa dalam beberapa tahun ke depan,” tuturnya. Terpisah, Sachrudin mengatakan, sejak awal kepemimpinannya pembangunan diarahkan agar langsung dirasakan masyarakat. 

Tahun 2025 disebut sebagai fase penguatan fondasi, mulai dari perbaikan tata kelola pemerintahan hingga peningkatan layanan publik.

“Semua pembangunan harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Kami bekerja tidak sendirian, tetapi melibatkan semua pihak. Tujuannya agar pembangunan hadir dalam kehidupan sehari-hari warga, dengan layanan yang lebih mudah, lingkungan yang lebih tertata, dan ruang kota yang semakin nyaman,” beber Sachrudin.

Dalam satu tahun, sejumlah program telah direalisasikan, antara lain pembangunan 26 Graha Kita Bersama, bedah 1.000 rumah warga, pembangunan empat ruas jalan, serta pemberian beasiswa kepada 576 penerima manfaat.

Pemkot Tangerang juga menyalurkan bantuan sosial tunai kepada 2.668 warga, santunan kematian kepada 805 keluarga, serta bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 16.082 pekerja rentan. 

Pelatihan bagi 1.000 wirausaha dan bantuan modal usaha sebesar Rp20 juta kepada 184 penerima manfaat turut menjadi bagian dari program yang dijalankan.

Dikatakan Riko, tahun pertama Sachrudin-Maryono belum bisa disebut sebagai hasil akhir pemerintahan. Kendati begitu, ia berharap pasangan ini dapat konsisten menjalankan programnya tersebut. 

“Namun arah kebijakan dan fondasi pembangunan sudah mulai terlihat. Jika konsistensi ini dijaga, Kota Tangerang pada 2026 dan tahun-tahun berikutnya, insya Allah akan memiliki ruang untuk terus tumbuh dan berkelanjutan,” pungkasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jadwal dan Materi MPLS SMP 2026 yang Resmi dari Kemendikdasmen

Jadwal dan Materi MPLS SMP 2026 yang Resmi dari Kemendikdasmen

Rabu, 8 Juli 2026 | 13:45

Tahun ajaran baru 2026/2027 segera dimulai. Sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas, seluruh siswa baru jenjang SMP akan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari.

NASIONAL
Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Senin, 6 Juli 2026 | 12:59

Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill