Connect With Us

Atut-Rano Keok di TPS Wahidin

| Sabtu, 22 Oktober 2011 | 21:28

Wahidin Halim dan istri. (tangerangnews / rangga)

 

TANGERANG-Di TPS 02, tempat calon Gubernur Banten Wahidin Halim mencoblos, hasil akhir penghitungan suaranya. Pasangan nomor urut 1, Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno kalah telak dalam jumlah suara.

Di TPS yang terletak di Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang ini terdapat 382 Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dari jumlah sebanyak itu, 325 orang menggunakan hak suaranya.

Hasil penghitungan, Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno mendapat 9 suara. Sedangkan Wahidin Halim-Irna Narulita dapat 315 suara. Pasangan nomor urut terakhir, Jazuli Juwaeni-Makmum Muzakki tidak mendapat suara apapun.

Kemenangan di TPS ini disambut gembira kubu Wahidin-Irna. Beberapa di antara mereka ada yang langsung menyalakan petasan. Wahidin sendiri dikediamannya tidak tampak sampai sore kemarin. Justru yang tampak dikediamannya yakni kakak kandung Wahidin, Hassan Wirajuda. Ketika dimintai komentarnya, Hasan menyambut baik kemenangan di TPS 02 tersebut. Mantan menteri luar negeri ini berharap kemenangan di TPS 02 dapat menular juga ke TPS lainnya.

"Mudah-mudahan kemenangan di TPS ini menular di TPS lainnya, semoga adik saya bisa menang," tutup Hassan.(DRA)

 

PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

WISATA
Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Selasa, 17 Maret 2026 | 15:35

Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.

OPINI
Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:37

Ramadan 1447 Hijriah (2026) baru saja membasuh spiritualitas kita, namun ia menyisakan residu kegelisahan yang melampaui urusan ibadah. Di tengah gema takbir yang bersahutan, publik disuguhi tontonan otoritas keagamaan yang tak lagi sekadar memandu

BANDARA
Siap-Siap! Puncak Arus Balik di Bandara Soetta 28 Maret, Penumpang Diproyeksi Capai 198 Ribu

Siap-Siap! Puncak Arus Balik di Bandara Soetta 28 Maret, Penumpang Diproyeksi Capai 198 Ribu

Selasa, 24 Maret 2026 | 22:50

Setelah melayani lonjakan penumpang pada puncak arus mudik, Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill