Connect With Us

Pemkot Tangerang Tertarik Adopsi Konsep Rumah Modular untuk Program Bedah Rumah

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 19 April 2026 | 21:12

Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono saat menghadiri Soft Launching Modular Sample House di Perumahan Puri Megah, Cipondoh, Jumat 17 April 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melirik inovasi konsep rumah modular yang dikenal murah, cepat, dan berkualitas dilirik untuk menjadi alternatif baru dalam menyukseskan program bedah rumah di Kota Tangerang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono saat menghadiri Soft Launching Modular Sample House di Perumahan Puri Megah, Cipondoh, Jumat 17 April 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

"Konsep rumah modular dapat menjadi salah satu solusi dalam menjawab kebutuhan hunian masyarakat yang terus berkembang," katanya.

Sebagai informasi, rumah modular merupakan sistem pembangunan rumah dengan metode prefabrikasi, di mana komponen bangunan seperti dinding, jendela, dan atap diproduksi terlebih dahulu di pabrik, kemudian dirakit di lokasi pembangunan.

Metode ini memungkinkan proses pembangunan berlangsung jauh lebih cepat dibandingkan metode konvensional, bahkan dapat selesai dalam waktu sekitar tiga hari (di luar pekerjaan fondasi).

Menurut Maryono, konsep rumah modular, khususnya untuk kebutuhan pascabencana, dinilai sangat relevan dan memiliki potensi untuk diterapkan lebih luas di berbagai daerah, termasuk Kota Tangerang.

“Untuk konsep rumah pasca bencana, saya rasa ini sudah cukup baik sekali. Mudah-mudahan bisa diterapkan di Indonesia, khususnya di Kota Tangerang,” ujarnya.

Melihat potensi tersebut, Maryono membuka peluang besar untuk mengadopsi teknologi ini ke dalam program daerah.

“Kita melihat rumah contoh di sebelah kita, mungkin bisa diterapkan pada program bedah rumah Pemkot Tangerang, bila memang anggarannya memungkinkan,” jelas Maryono di hadapan jajaran Kementerian PKP.

Maryono juga menjabarkan capaian program bedah rumah. Hingga tahun 2026, sebanyak 10.893 unit rumah telah berhasil direalisasikan melalui program bedah rumah untuk menghapus kawasan kampung kumuh.

Sementara itu, Direktur Penyiapan Lahan & PSU Kementerian PKP, Indra Gunawan, menyampaikan, rumah modular diharapkan dapat menjadi solusi penyediaan hunian yang lebih cepat dibangun dengan harga yang tetap terjangkau, khususnya untuk kebutuhan pascabencana.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, BNPB, dan pelaku industri agar konsep ini dapat diimplementasikan secara optimal tanpa mengurangi kualitas bangunan.

“Kami bersama BNPB menyambut baik konsep ini untuk mendukung target 5.000 unit rumah pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Harapannya, harga bisa ditekan sekitar 100 juta rupiah per unit, namun tetap dengan kualitas yang sesuai kondisi Indonesia,” ungkapnya.

 

AYO! TANGERANG CERDAS
SPMB Kota Tangerang 2026 Dibagi 3 Wilayah, Orangtua Wajib Cek Zona Domisili Sekolah

SPMB Kota Tangerang 2026 Dibagi 3 Wilayah, Orangtua Wajib Cek Zona Domisili Sekolah

Kamis, 21 Mei 2026 | 09:27

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai mematangkan menetapkan pembagian wilayah domisili bagi calon peserta didik terkait Seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SD dan SMP.

TANGSEL
Harga Bawang Merah di Pasar Serpong Tembus Rp60 Ribu per Kg, Pembeli Mulai Berkurang

Harga Bawang Merah di Pasar Serpong Tembus Rp60 Ribu per Kg, Pembeli Mulai Berkurang

Kamis, 21 Mei 2026 | 09:54

Harga bawang merah di Pasar Serpong, Tangerang Selatan, melonjak dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan pedagang maupun pembeli.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill