Connect With Us

Buruh Kota Tangerang Tuntut UMK Rp2,8 Juta

| Senin, 31 Oktober 2011 | 19:21

Buruh melakukan aksi demonstrasi. (tangerangnews / rangg)

TANGERANG-Ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi Serikat Buruh Serikat Pekrja (SBSI) Kota Tangerang berunjuk rasa menuntut kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) Tangerang sebesar Rp 2,8 juta yang sesuai dengan kebutuhan hidup layak (KHL), Senin (31/10).

Sebelumnya, ratusa buruh ini datang dengan menggunakan sepeda motor ke Sekretariat Kelompok Kerja Wartawan Harian Tangerang di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Babakan, Kota Tangerang, untuk melakukan konfrensi pers.
 
 Koordinator Aliansi SBSP Kota Tangerang Poniman mengatakan, pihaknya meminta kepada Pemerintah untuk penetapan UMK sebesar 100 persen dari survey KHL. "Dalam penetapan KHL tentu saja harus memenuhi 46 komponen kebutuhan para buruh. Diantarnaya kebutuhan beras, tempat tinggal, penerangan, komunikasi, transportasi, pendidikan dan kesehatan serta informasi dan komponen lainnya," ungkapnya.

 Menurut Poniman, KHL di Kota Tangerang untuk buruh lajang rata-rata sebesar Rp 1,7 juta, dan tertingi Rp 2,4 juta, jika diambil rata-rata yakni satu bulan sebesar Rp 2,06 juta. Dan kebutuhan gaji buruh berkeluarga dengan 1 anak termnedah Rp 2,22 juta dan tertinggi dengan anak 3 sebesar Rp 4,48 juta.

 "Dengan asumsi inflasi makro tahun 2012 yang akan datang sebesar enam persen, jika dibulatkan KHL buruh di Kota Tangerang menjadi Rp 2.872.500 perbulan. Itulah KHL buruh Tangerang yang sebenarnya, yang bisa dijadikan pedoman dalam penetapan kenaikan upah buruh," tegasnya.

Ia menilai, dewan pengupahan yang diwakili oleh unsur pemerintah, unsur pengusaha dan unsur buruh, tidak pernah transparan dalam menetapkan UMK Tangerang. Komponen-komponen tersebut saat ini sudah tidak lagi sesuai dengan kebutuan para buruh. Sebagaimana amanat Undang-Undang No 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan ditindak lanjuti dengan Peraturan Menteri No 17 Tahun 2005 Tentang Komponen an Pelaksanaan Tahapan Pencapaian KHL.(RAZ)

KAB. TANGERANG
Warga Libur Sekolah Nonton Helikopter Water Booming di Kebakaran TPA Jatiwaringin

Warga Libur Sekolah Nonton Helikopter Water Booming di Kebakaran TPA Jatiwaringin

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:42

Ketika proses pemadaman kebakaran menggunakan helikopter di TPA Jatiwaringin menjadi daya tarik tersendiri, terutama di mata anak-anak yang sedang menikmati masa libur sekolah.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill