Connect With Us

Dinkes Tangerang Akui Baru Tahu Kondisi Lenawati

| Rabu, 2 November 2011 | 19:10

Wati Lenawati, 21, warga di Kampung Gunung, RT 002/03, Kelurahan Cipondoh, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, menderita tumor ganas. ( / )

TANGERANG-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mengakui bahwa tumor ganas yang diderita Lenawati, 21, warga Kampung Gunung, RT.002/003, Kelurahan Cipondoh, Kecamatan Cipondoh, baru diketahui setelah adanya laporan dari pihak keluarga.

Dinkes beralasan bahwa pihaknya tidak bisa mengecek kondisi warga Kota Tangerang satu per satu.
 “Warga Kota Tangerang kan banyak, kita tidak mungkin mengecek satu satu. Misalnya anda sakit perut, masa kita yang mencari anda,” kata Sekertaris Dinkes Kota Tangerang Wibisono saat dikonfirmasi lewat telepon genggamnya, Rabu (2/11).

 Seperti diketahui, Lenawati menderita tumor ganas sejak tujuh bulan yang lalu. Namun, baru saat ini Lenawati mendapat bantuan pengobatan dengan Kartu Multiguna dan Jamkesda setelah pihak keluarga dan relawan melaporkan kondisi tersebut ke Dinas Kesehatan.

 Menurut Wibisono, jika terjadi hal demikian, seharusnya pihak keluarga langsung melapor ke Dinas Kesehatan. Masyarakat setempat juga harus punya kesadaran untuk melaporkannya. “Kalau cepat dilaporkan bisa cepat ditangani,” ungkapnya.

 Terkait diagnosa Puskesmas yang menyatakan bahwa Lenawati hanya menderita iritasi mata, Wibisono menyatakan hal tersebut merupakan diagnosa awal. “Itu kan diagnosa awal, jadi sah-sah saja. Yang saya tau, dia (Lenawati) periksa ke Puskesma baru satu kali. Kalau datangnya cuma sekali, bagaimana kita bisa mengetahui penyakit yang dideritanya,” tambah Wibisono.

 Wibisono mengatakan, sejauh ini, baik Lenawati maupun kedua orangtuanya sudah terdata sebagai pemegang Kartu Multiguna dan bisa dilayani kesehatannya dengan tanggungan pemerintah. Saat ini Lenawati telah dirujuk ke RSCM Jakarta setelah melakukan pemeriksaan di RSUD Kabupaten Tangerang.

 “Untuk bisa diobati di RSCM harus ada rujukan dari RSUD Kabupaten Tangerang. Kalau memang prosedurnya benar, Pengobatan Lenawati akan ditanggung sampai sampai sembuh,” terangnya.(RAZ)

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

KAB. TANGERANG
Warga Libur Sekolah Nonton Helikopter Water Booming di Kebakaran TPA Jatiwaringin

Warga Libur Sekolah Nonton Helikopter Water Booming di Kebakaran TPA Jatiwaringin

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:42

Ketika proses pemadaman kebakaran menggunakan helikopter di TPA Jatiwaringin menjadi daya tarik tersendiri, terutama di mata anak-anak yang sedang menikmati masa libur sekolah.

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill