Connect With Us

Berawal dari Tatapan di Jalan, Geng Bermotor Bacok Dua Pemuda di Flyover Cibodas

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 25 Mei 2026 | 11:52

Gangster sadis pembacok dua pemuda di Flyover Cibodas, Kota Tangerang, diringkus polisi. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Aksi brutal sekelompok pemuda bersenjata tajam yang menyerang dua remaja di kawasan Fly Over Taman Cibodas, Jatiuwung, Kota Tangerang, akhirnya berhasil diungkap jajaran Polsek Jatiuwung bersama Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota.

Tiga pelaku berhasil diamankan setelah polisi melakukan penyelidikan intensif melalui rekaman CCTV dan penelusuran lintasan pelaku usai kejadian berdarah tersebut.

Peristiwa mengerikan itu terjadi pada Rabu 13 Mei 2026 dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Korban, Syarif Hidayat dan Dimas Ramdani, saat itu tengah melintas menggunakan sepeda motor usai perjalanan dari Jakarta menuju Tangerang.

Namun nahas, di kawasan Cimone, keduanya sempat bersitegang dengan kelompok pemotor lain di jalan raya. Meski korban memilih menghindar, para pelaku justru diduga mengejar hingga ke lokasi kejadian di Fly Over Taman Cibodas.

“Korban dikejar beberapa pelaku menggunakan dua sepeda motor. Setibanya di lokasi flyover, korban langsung diserang menggunakan senjata tajam,” ungkap Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, Senin 25 Mei 2026.

Serangan berlangsung brutal. Salah satu korban mengalami enam luka bacok di bagian punggung dan paha, sementara korban lainnya mengalami luka serius di bagian punggung hingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Polsek Jatiuwung bersama Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota yang menerima laporan langsung bergerak cepat melakukan olah TKP dan menelusuri CCTV di sepanjang jalur pelarian pelaku.

Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengidentifikasi kelompok pelaku yang diketahui berasal dari wilayah Pasar Kemis hingga Serang.

Dalam penggerebekan yang dilakukan Jumat 22 Mei 2026 dini hari, polisi menangkap tiga orang pelaku masing-masing berinisial MH, DP, dan GR di lokasi berbeda.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Vixion, celurit, helm, pakaian yang digunakan saat kejadian, serta handphone.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, aksi penyerangan dipicu persoalan sepele di jalan. Salah satu pelaku mengaku tersinggung lantaran merasa dilihat oleh korban.

“Pelaku kemudian mengejar korban bersama kelompoknya, memepet kendaraan korban, lalu melakukan pembacokan secara bersama-sama,” jelas Kapolres.

Tak hanya menyerang, kelompok tersebut juga diduga mencoba merampas barang milik korban. Salah satu pelaku sempat berusaha mengambil kunci motor dan handphone korban, namun gagal karena mendapat perlawanan.

Kapolres menegaskan pihaknya akan terus memburu pelaku lain dalam melakukan aksi kejahatan jalanan, termasuk otak utama aksi brutal.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kekerasan jalanan dan geng motor yang meresahkan masyarakat. Seluruh pelaku yang terlibat akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya agar tidak terlibat dalam aksi kriminal maupun kekerasan jalanan yang membahayakan keselamatan orang lain.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

NASIONAL
Pindah Rumah Belum Tentu Harus Ganti KTP dan KK, Ini Penjelasannya

Pindah Rumah Belum Tentu Harus Ganti KTP dan KK, Ini Penjelasannya

Senin, 27 Juli 2026 | 14:28

Masyarakat yang berpindah tempat tinggal belum tentu wajib mengganti alamat pada Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) maupun Kartu Keluarga (KK). 

TEKNO
MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis

MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:06

Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill