Connect With Us

Sebelum Semegah Sekarang, Lokasi Berdirinya Masjid Raya Al-A’zhom Dulunya Bekas Kandang Kerbau

Fahrul Dwi Putra | Senin, 20 Juli 2026 | 07:20

Pembangunan infrastruktur Masjid Al-A'zhom Kota Tangerang, pada masa kepemimpinan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dan Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Kemegahan Masjid Raya Al-A’zhom yang menjadi salah satu ikon Kota Tangerang ternyata menyimpan sejarah panjang yang tak banyak diketahui masyarakat. 

Jauh sebelum kawasan tersebut berkembang menjadi pusat pemerintahan dan aktivitas warga, wilayah di sekitarnya disebut masih berupa kebun singkong hingga kandang kerbau.

Kisah tersebut terdokumentasi dalam buku Melacak Asal Muasal Kampung di Kota Tangerang karya Burhanudin.

Dari buku itu, diketahui terdapat perubahan besar yang terjadi di sejumlah kawasan Tangerang, termasuk Sukaasih, Sukasari, Sukabakti, dan Sukarasa.

Mengutip penuturan tokoh sepuh KH Edi Djunaedi, nama-nama wilayah tersebut baru mulai dikenal pada masa kepemimpinan Bupati Tangerang Amin Abdullah sekitar 1952 hingga 1955. 

Sebelum periode itu, kawasan Sukaasih belum tercatat sebagai bagian dari wilayah administratif yang dikenal masyarakat.

"Di zaman kolonial Belanda, letak Sukaasih berada di luar kota. Dulu Sukaasih, Sukarasa, kavling dulunya kebon singkong, kepunyaan LP (Lembaga Pemasyarakatan), yang sekarang Masjid Raya Al-A’zhom dahulunya adalah kandang kerbau, ratusan kerbau," ungkapnya.

Kawasan yang dulunya berada di pinggiran kota tersebut kini berubah total. Di atas lahan seluas 2,25 hektare, berdiri Masjid Raya Al-A’zhom yang mampu menampung hingga 15 ribu jemaah dan menjadi salah satu simbol perkembangan Kota Tangerang.

Pembangunan masjid dimulai pada Juli 1997 melalui peletakan batu pertama dan baru rampung enam tahun kemudian. Masjid tersebut resmi dibuka untuk umum pada Februari 2003.

Selain memiliki bangunan utama seluas 5.775 meter persegi, Masjid Raya Al-A’zhom juga dilengkapi empat menara di setiap sudut, ruang pengkajian, perpustakaan, kantor pengelola, area wudu, hingga lahan parkir seluas sekitar 14 ribu meter persegi.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

BANTEN
Banten Jadi Daerah dengan PHK Terbanyak Kedua, Ribuan Pekerja Kehilangan Pekerjaan dalam Enam Bulan

Banten Jadi Daerah dengan PHK Terbanyak Kedua, Ribuan Pekerja Kehilangan Pekerjaan dalam Enam Bulan

Senin, 20 Juli 2026 | 07:00

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih membayangi pasar tenaga kerja nasional sepanjang 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill