TANGERANGNEWS.com-Di tengah musim kemarau ekstrem yang belanda berbagai wilayah, Perumda Tirta Benteng (TB) telah menyiagakan tiga armada mobil tangki air bersih berkapasitas 5.000 liter yang siap diterjunkan untuk memasok air bersih di wilayah terdampak kekeringan.
Direktur Utama Perumda TB Kota Tangerang Doddy Effendi mengatakan armada mobil tanki ini disiagakan sebagai mitigasi darurat dampak fenomena El Nino.
Kesiapan ini turut diperkuat melalui koordinasi lintas instansi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang dan Dinas Lingkungan Hidup (LH).
"Kita ada tiga unit mobil tanki, nanti dibantu armada dari Dinas LH dan BPBD untuk menyalurkan air bersih jika dipandang perlu," katanya, Jumat 7 Januari 2026.
Selain truk tanki, sebagai bagian dari strategi pengamanan pasokan air, Perumda TB memastikan penanganan sedimentasi di aliran Sungai Cisadane khususnya di sekitar Pintu Air 10 tetap terkendali, agar pengambilan air baku untuk proses pengolahan berjalan optimal.
"Letak instalasi pengolahan air kita yang berada di posisi hilir juga menjadi faktor pendukung utama kecukupan pasokan air bagi para pelanggan," jelas Doddy.
Menurut Doddy jika sumber air baku bercampur dengan sedimentasi karena penurunan debit sungai, hanya akan menambah biaya operasional pengolahan. Namun untuk kapasitas produksi tidak ada penurunan.
"Kalau produksi air sama saja saat musim kemarau, tidak bertambah. Cuma biaya produksi saja jadi lebih tinggi karena ada penambahan bahan kimia untuk menjernihkan air," terangnya.
Sampai saat ini, Doddy memastikan pasokan dan distribusi air bersih bagi 167 ribu pelanggan di Kota Tangerang masih berjalan aman dan normal.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak merasa khawatir terhadap isu kekeringan yang berkembang.
Meski kondisi pasokan air bersih masih aman, masyarakat tetap diimbau menggunakan air secara bijak dan tidak berlebihan.
Apabila mengalami gangguan layanan atau membutuhkan informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi call center 0811-6121-095.