Connect With Us

Ini Tampang Pembunuh dan Pemerkosa di Jurumudi, Ngaku Mabuk dan Sudah Siapkan Sabuk untuk Ikat Korban

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:27

KF, pelaku pembunuh dan pemerkosa wanita muda di Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil meringkus pelaku pembunuhan dan pemerkosaan terhadap seorang wanita muda berinisial SNA, 21, di sebuah rumah kontrakan kawasan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.

Pelaku yang merupakan tetangga korban berinisial KF diamankan dalam kurun waktu kurang dari 12 jam setelah kejadian tragis yang berlangsung pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Sebelum terungkap, pelaku sempat berpura-pura tidak tahu kejadian dan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah korban ditemukan tewas, bahkan sempat memberikan keterangan kepada polisi. Namun, kedok tersebut berhasil dibongkar penyidik.

Berdasarkan rekaman video interogasi kepolisian yang beredar di media sosial, KF membeberkan detik-detik aksi sadis yang dilakukannya.

Sebelum melancarkan aksinya, KF mengaku sempat menenggak minuman beralkohol jenis anggur merah sebanyak tiga botol bersama seorang temannya saat malam kejadian.

 "Aku mabuk, Pak. Minum anggur merah. Berdua sama teman, minum tiga botol," katanya, dikutip Kamis 13 Agustus 2026.

Setelah selesai minum dan berniat keluar mencari makan, KF melihat pacar korban keluar dari kontrakan.

Mengetahui kamar korban sedang kosong, niat jahatnya pun muncul. Ia lantas kembali dan mendapati pintu kamar korban tidak dikunci. "Aku cek dia punya pintu, terus enggak dikuci, aku terus masuk," lanjutnya.

KF mengaku sudah menyiapkan ikat pinggang atau gesper yang dibawanya sejak awal dengan tujuan untuk mengikat tangan korban.

Saat ia masuk ke dalam kamar, korban yang sedang tidur mendadak terbangun dan berteriak. Karena panik ketahuan, KF langsung menyerang korban dan nekat melilit serta menjerat leher korban menggunakan gesper yang dibawanya.

"Terus aku lari, aku ikat lehernya. Dia lemas, Pak," ujar KF saat menjelaskan detik-detik ia mencekik korban hingga lemas.

Setelah korban tak sadarkan diri, KF lalu menyetubuhi korban. Namun ia mengaku tidak mengetahui apakah korban masih hidup atau sudah tewas.

Usai melancarkan aksi bejatnya, pelaku kembali memakaikan kembali celana korban dan menaruhnya kembali ke atas kasur, sebelum akhirnya meninggalkan lokasi kejadian.

Kini, KF harus mendekam di tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KAB. TANGERANG
Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Minggu, 4 Oktober 2026 | 14:27

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud mendorong pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan sektor swasta untuk mengatasi persoalan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

BANTEN
Dada Terasa Berat Saat Olahraga Lalu Hilang, Bisa Jadi Tanda Angina Stabil

Dada Terasa Berat Saat Olahraga Lalu Hilang, Bisa Jadi Tanda Angina Stabil

Senin, 5 Oktober 2026 | 10:39

Rasa tertekan atau berat di dada yang muncul ketika berolahraga lalu mereda setelah beristirahat sering kali dianggap sebagai tanda tubuh sedang kelelahan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill