Connect With Us

Sempat Kejar-kejaran, Polisi Tangkap 14 Pelajar Mau Tawuran Beserta Celurit 1,5 Meter di Karawaci

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:19

Sejumlah pelajar yang ditangkap membawa celurit untuk tawiran di Karawaci, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Tim Presisi Sat Samapta Polres Metro Tangerang Kota mengamankan 14 orang pelajar di bawah umur yang diduga hendak melakukan aksi tawuran di wilayah Karawaci, Kota Tangerang.

Penangkapan yang terjadi pada pada Sabtu 15 Agustus 2026, dini hari ini bermula dari laporan cepat warga yang mencurigai pergerakan sekelompok remaja bermotor.

Dipimpin oleh Danton 1 Presisi IPTU Dimas Maulana, petugas langsung bergerak melakukan penyisiran hingga sempat terjadi aksi kejar-kejaran di kawasan Cimone Jaya dan Margasari, Karawaci.

Dari tangan para pelajar, polisi turut menyita sejumlah barang bukti yang mengkhawatirkan, di antaranya satu bilah celurit berukuran jumbo sekitar 1,5 meter, 5 unit sepeda motor yang digunakan untuk konvoi, sejumlah handphone dan tas milik para pelajar.

Plh. Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Eko Bagus Riyadi menegaskan bahwa tindakan tegas ini merupakan wujud komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui program JAGA JAKARTA (Menjaga Warga, Lingkungan, Aturan, dan Amanah).

"Kami tidak ingin aksi tawuran menimbulkan korban. Karena itu, setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dengan cepat untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas," ujarnya, Senin 17 Agustus 2026.

Berdasarkan pemeriksaan awal, para pelajar tersebut diduga berencana tawuran antarkelompok yang dipicu oleh provokasi di media sosial.

"Saat ini, ke-14 pelajar beserta seluruh barang bukti telah diserahkan ke Polsek Karawaci untuk menjalani proses hukum dan pendalaman lebih lanjut terkait asal-usul senjata tajam tersebut," terang Eko Bagus.

Polres Metro Tangerang Kota juga mengimbau para orang tua, guru, dan masyarakat luas agar memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, khususnya pada malam hari guna mengantisipasi keterlibatan dalam aksi kekerasan jalanan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill