Connect With Us

Kota Tangerang Berstatus Awas Kekeringan, Warga Diminta Jangan Boros Air

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:48

Ilustrasi sawah kekeringan akibat fenomena El Nino. (Gambar dibuat dengan AI) (Gemini AI / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- Kota Tangerang masuk status Awas kekeringan meteorologis pada Dasarian I Oktober 2026 berdasarkan surat peringatan dini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan, peringatan tersebut tertuang dalam surat BNPB bernomor B-66/BNPB/PDin/BP.03.02/10/2026. 

Menindaklanjuti surat itu, Pemkot Tangerang diminta menjalin koordinasi intens dengan instansi terkait untuk menyiapkan langkah mitigasi, termasuk alternatif pasokan air bersih jika dibutuhkan.

Rekomendasi BNPB meliputi identifikasi wilayah berisiko, pemantauan informasi cuaca, penyebaran peringatan dini, serta kesiapan pemenuhan kebutuhan air bersih.

"BPBD Kota Tangerang juga mengimbau, masyarakat mengenai penghematan penggunaan air bersih dan penerapan pola hidup hemat air," kata Mahdiar di Tangerang, Selasa, 13 Oktober 2026, dilansir dari Antara.

Mahdiar menjelaskan, suhu udara di Kota Tangerang selama periode 12–18 Oktober 2026 diprakirakan cukup terik, dengan suhu maksimum mencapai 35 derajat Celsius. 

Masyarakat diminta menggunakan air secara bijak, menghindari pemborosan, serta mengikuti perkembangan cuaca melalui kanal resmi.

"Peringatan dini kekeringan tersebut menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan bersama antara pemerintah dan masyarakat. Meski prakiraan cuaca menunjukkan kondisi cerah pada beberapa hari, status peringatan dini tidak berarti seluruh wilayah Kota Tangerang telah mengalami kekeringan," jelas Mahdiar.

Warga yang mengalami kendala pasokan air atau menghadapi situasi darurat terkait krisis air dapat menghubungi layanan darurat 112. Masyarakat juga bisa mengontak nomor piket BPBD Kota Tangerang di 021-5582-144 yang beroperasi selama 24 jam.

Sebelumnya, Wali Kota Tangerang Sachrudin juga mengimbau masyarakat agar mewaspadai dampak kemarau terhadap ketersediaan air bersih. 

Selain menyiapkan kebutuhan air, Pemkot Tangerang berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait upaya normalisasi sungai dan drainase sebagai langkah jangka panjang.

"Ini bukan persoalan kewenangan, tapi sejauh mana tingkat koordinasi kita, komunikasi kita, kesadaran kita untuk menjaga persoalan-persoalan yang akan terjadi," pungkasnya.

 

TEKNO
Buruan Daftar, Program NextDev ke-12 Cari Inovasi AI Solusi Isu Sosial dan Lingkungan

Buruan Daftar, Program NextDev ke-12 Cari Inovasi AI Solusi Isu Sosial dan Lingkungan

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:38

Di tengah tantangan penurunan pendanaan perusahaan rintisan (startup) di Indonesia yang tercatat merosot hingga 94,8 persen sepanjang rentang 2021–2025, Telkomsel kembali menghadirkan angin segar bagi para pengembang teknologi nasional.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

TANGSEL
Tangsel  Tuan Rumah Porprov Banten, Venue Pertandingan Malah di Daerah Lain

Tangsel  Tuan Rumah Porprov Banten, Venue Pertandingan Malah di Daerah Lain

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:09

Status Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten pada November 2026 menuai tanda tanya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill