Connect With Us

Tarif Parkir di Kota Tangerang Naik 100 Persen

| Kamis, 9 Februari 2012 | 19:19

Aulia Epriya Kembara (tangerangnews / dira)

 
TANGERANG-Tarif parkir di Kota Tangerang akan dinaikkan sebesar 100 persen. Yakni dari awalnya Rp500 untuk sepeda motor menjadi Rp1000, dan untuk mobil dari Rp1000 menjadi Rp2000. Kenaikkan tarif sepeda motor dan mobil ini dilakukan untuk meminimalisasi tingkat kebocoran oleh petugas parkir.
 
Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tangerang Aulia Epriya Kembara mengatakan, selama ini tarif parkir untuk sepeda motor yang seharusnya dikenakan Rp 500, namun di lapangan terkadang dibayar Rp1000. Sedangkan tarif parkir mobil yang seharusnya Rp1000 banyak yang memberikanRp 2000.
 
“Jadi ketimbang terjadi kebocoran di lapangan, maka dinaikkan tarifnya menjadi tarif baku yang otomatis naik menjadi 100 persen. Warga juga harus tegas, bahwa tarif yang ditetapkan itu sudah jelas dan jangan mau kalau diminta untuk membayar lebih,” ujar Aulia Epriya Kembara yang juga anggota Komisi III DPRD Kota Tangerang, Kamis (9/2).
 
Potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari jasa perparkiran tersebut, lanjut Aulia, dinilai sangat berpotensi. Untuk PAD dari perparkiran di tahun 2011 lalu, mendapatkan PAD sebesar Rp 12 miliar untuk pajak parkir dan Rp 700 juta untuk retribusi parkir.
 
Pajak parkir itu sendiri, jelasnya, dikelola oleh pihak swasta, sedangkan retibusi parkir dikelola oleh Pemkot Tangerang melalui Dinas Perhubungan (Dishub). “Makanya kami sedang mencari cara efektif agar jasa perparkiran ini nantinya akan menjadi salah satu primadona yang mendongkrak PAD," kata Aulia.
 
Kedepan, kata Aulia, diwacana untuk memberikan pengelolaan parkir diserahkan ke pihak ketiga. Sementara ini yang terjadi, pengelolaan pajak parkir diserahkan kepada setiap perusahaan. “Jadi kalau dipihak ketigakan kemungkinan besar pemasukan buat PAD-nya tinggi. Karena pengelolaannya akan dibuat profesional,” imbuhnya. (DRA)
 
 

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

NASIONAL
Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill