Connect With Us

Antisipasi Kecelakaan Bus, Polres Lakukan Penyuluhan

| Selasa, 14 Februari 2012 | 19:35

Sopir bus disosialisasikan. (tangerangnews / rngga)

TANGERANG-Pasca peristiwa kecelakaan bus yang menewaskan 13 orang di di Cisarua, Bogor, Polres Metro Kota Tangerang , melakukan penyuluhan para sopir bus di Terminal Poris Plawad, Selasa (14/2).

 Kasat Lantas Polrestro Tangerang Kota AKBP Pamudji mengatakan, penyuluhan bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan. "Kami melihat akhir-akhir ini semakin banyak kecelakaan yang terjadi. Karena itu harus diantisipasi agar tidak terjadi lagi," katanya.

 Penyuluhan ia lakukan di depan puluhan para sopir bus antar kota antar provinsi. Pamudji meminta agar mereka menjaga prilaku saat mengendarai bus. "Kalian (sopir) harus bisa menciptakan rasa aman dan nyaman kepada para penumpang. Karena hak mereka untuk mendapatkannya," ujarnya.
 
 Menurut Pamudji, selain tidak boleh mengonsumsi narkoba dan minuman keras, para sopir bus harus menaati peraturan lalu lintas yang ada. "Kami sebarkan surat edaran kepada para sopir supaya mereka bisa membaca apa yang dilarang dan harus dilakukan," ucapnya.

 Sementara itu Sudrajat, 53, sopir bus Trimulya rute Tangerang – Solo mengatakan, kecelakaan umumnya terjadi akibat supir mengantuk. Untuk mencegah rasa kantuk, setiap mengendarai bus selalu mengonsumsi kopi dan Bodrex. "Jika rasa capek, biasanya saya langsung minum kopi dan Bodrex. Badan bisa langsung segar," ucapnya.

 Kepada rekan sopir, Sudrajat mengaku sering mengingatkan agar tidak ngebut dan mengonsumsi narkoba saat berkendara. "Jangan pula main ponsel, karena banyak terjadi kecelakaan karena ponsel itu," ujarnya.

 Menurut Sudrajat, sewaktu dirinya bekerja di Hiba Utama, pihak manajemen selalu menghimbau agar para sopir mematuhi rambu lalu lintas dan menjaga prilaku saat mengemudi. "Himbauan seperti ini sudah sering, dan saya selalu mengingatnya," ucapnya.(RAZ)

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:09

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memutusakan untuk menunda proses relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di badan Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:49

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meresmikan fasilitas Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten, BSD City, Kabupaten Tangerang

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill