Connect With Us

BUMD, Alternatif Operator Bus Lane

| Kamis, 1 Maret 2012 | 18:07

Mangkrak, Bus Lane di parkiran Puspem Kota Tangerang. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-DPRD menilai, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bidang transportasi bisa menjadi alternatif untuk mengelola Bus Lane. Dengan demikian Bus Lane tidak perlu dikembalikan akibat tidak ada pihak ke tiga yang bersedia menjadi pengelola.
 
Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang Aulia Epriya Kembara, menanggapi rencana pengembalian Bus Lane ke Kementerian Perhubungan oleh Wali Kota Tangerang Wahidin Halim.
 
“Sebaiknya diperimbangkan lebih matang lagi. Pihak ke tiga menolak mengelola karena rute Bus Lane yang pendek dan tidak adanya subsidi dari Pemkot Tangerang.Kalau pemkot tidak bisa memenuhi hal itu, alternatifnya dengan membentuk BUMD,” katanya, Kamis (1/3).
 
Menurutnya dengan membentuk BUMD,PT Transportasi Kota bisa bekerja sama dengan Transjakarta yang mengelola Busway. “Di Bogor saja, Bus Lane Transpakuan baru efektif beroperasi dua tahun sejak mendapatkan busnya. Disana membentuk BUMD dulu,” kata Aulia.
 
Namun demikian, Aulia mempertanyakan alasan Pemkot tidak bisa member subsidi. Padahal sebelumnya, subsidi Bus Lane telah dianggarakan pada APBD 2011 sebesar Rp 12 miliar. Namun karena ada pendundaan pemberian armada Bus Lane dari Pemerintah Pusat, akibatnya Pemkot telat melakukan tender operator sehingga subsidi batal digunakan.
 
“Kalau tahun lalu bisa dianggarkan, kenapa sekarang tidak? Kan itu untuk kepentingan masyarakat Kota Tangerang,” ungkapnya.
 
Dikatakan Aulia, jika Bus Lane dikembalikan, akan berdampak pada kontrak kerja sama antara Pemkot dengan Kementerian Perhubungan. “Ada kontrak kerjsamanya, tapi kita tidak diberi tahu isinya. Yang jelas kalau bus dikembalikan, dampaknya terkait kontrak itu,” paparnya.(RAZ)
 

BANDARA
1,9 Kg Bahan Baku Ekstasi Disita di Bandara Soetta, Diduga Bakal Diproduksi di Pabrik

1,9 Kg Bahan Baku Ekstasi Disita di Bandara Soetta, Diduga Bakal Diproduksi di Pabrik

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:03

Bea Cukai bersama Polresta Bandara Soekarno-Hatta tengah mengembangkan kasus penyelundupan 1.915 gram (1,9 Kg) bubuk MDMA yang dibawa WNA Cina inisial CJ, 39, dari Kamboja saat arus mudik Lebaran 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

KAB. TANGERANG
Klarifikasi Kopdes Merah Putih Solear, Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Bukan Pegawai

Klarifikasi Kopdes Merah Putih Solear, Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Bukan Pegawai

Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:48

Pihak Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pasanggrahan, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang memberikan klarifikasi terkait kasus dugaan kekerasan seksual terjadi di tempat tersebut.

BANTEN
Penumpang Kapal Selundupkan Revolver Rakitan dari Lampung ke Merak, Polisi Buru Pemasok Utama

Penumpang Kapal Selundupkan Revolver Rakitan dari Lampung ke Merak, Polisi Buru Pemasok Utama

Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:53

Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengungkap upaya penyelundupan senjata api (senpi) rakitan jenis revolver di Pelabuhan Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill