Connect With Us

Wamenkum dan HAM dan BNN Tangkap 2 WN Iran, 1 di Lapas Pemuda Tangerang

| Kamis, 8 Maret 2012 | 01:40

Dua WN Iran yang ditangkap. (tangerangnews / dira)


TANGERANG-Wamenkum dan HAM Denny Indrayana bekerjasama dengan BNN melakukan penangkapan terhadap dua orang WN Iran. Salah satu WN Iran yang ditangkap adalah tahanan di Lapas Pemuda Tangerang, Rabu (7/3/2012).
 
Keduanya adalah Hamed Mohammad dan Jafad.  Menurut Brigjen Pol Benny Mamoto, Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, penangkapan pertama kali dilakukan pada pukul 15.00 WIB di Mc’d Senayan, Jakarta, atas tersangka Hamed Mohammad .

“Dia sedang transaksi dengan seorang WNI berinisial YUS dengan barang bukti sabu 3 Kg. YUS sendiri adalah seseorang yang disuruh oleh jaringan Internasional di Asia Tenggara,” ujarnya.
Setelah ditelusuri, Hamed ternyata disuruh oleh seorang narapidana di Lapas Pemuda Tangerang, yakni WN Iran Jafad. “Jafad ini pengaturnya, Hamed kemana saja dia yang atur melalui telepon genggam. Untuk itu kita datang ke sini, guna memastikan siapa yang bernama Jafad, barang (sabu) sendiri masih kita telusuri. Kita akan Tanya Jafad sabu tersebut dari mana,” ujarnya.

Penangkapan Jafad sendiri berlangsung dramatis. Puluhan petugas BNN dengan bersenjata lengkap merangsek masuk ke dalam Lapas. Setelah ditangkap Jafad terlihat marah terhadap Hamed. Keduanya pun akhirnya dibawa dengan pengawalan ketat dan tangan terborgol ke markas BNN, Kamis (8/3/2012) sekitar pukul 00.25 WIB.
(DRA)

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill