Connect With Us

Layani DKI Jakarta, PDAM TKR Harus Kerjasama dengan PDAM TB

| Senin, 12 Maret 2012 | 19:01

Air Bersih PDAM (tangerangnews / dira)


Rencana PDAM Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang  yang akan melayani DKI Jakarta dengan melintasi wilayah Kota Tangerang belum bisa terlaksana. Pasalnya, pihak PDAM Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang  harus menunggu izin Wali Kota Tangerang Wahidin Halim terlebih dahulu.  
 
"Rencana relokasi pipa transmisi distribusi PDAM TKR sepanjang kurang lebih 7 kilometer mulai dari Cikokol hingga Warung Gantung itu, untuk meningkatkan pelayanan pelanggan  wilayah DKI Jakarta. Pak Wali (Wahidin)  belum menyetujui, karena harus ada kerjasama antara PDAM TKR dengan PDAM Tirta Benteng terlebih dahulu," ujar Achmad Marju Kodri, seusai melakukan pertemuan  tertutup dengan  Wahidin Halim, Senin (12/3). 

Menurut Marju, PDAM Kabupaten Tangerang harus mau bekerjasama dengan PDAM Kota Tangerang.  Selain itu, menurut Marju , Dewan Pengawas PDAM Tirta Benteng juga meminta agar penjualan air ke wilayah DKI Jakarta dilakukan oleh PDAM Tirta Benteng, bukan oleh PDAM TKR.
 
Seharusnya PDAM TKR menjalin kerjasama baik dalam distribusi air bersih maupuan penjualan air curah. "Di Kota Tangerang sendiri, masih terdapat sekitar 80.000 kepala keluarga atau sekitar 20-40 persen yang tidak terlayani oleh PDAM Tirta Benteng setelah menjalin kerjasama dengan  investor asing PT Moya Indonesia. Tentunya ini bisa dikerjasamakan dengan pihak ke tiga, termasuk PDAM TKR," tegasnya.  
 
Menurutnya Pemkot Tangerang akan memberikan izin kepada PDAM TKR, jika PDAM TKR memberikan  royalti yang selama ini belum dibayarkan. Selain itu kerjasama PDAM TKR dan PDAM Tirta  Benteng harus bisa berjalan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Kota Tangerang. 
 
"Pada prinsipnya pemkot menyambut baik langkah yang akan dilakukan PDAM TKR, namun niat  baik itu tidak akan mendapatkan izin selama yang disyaratkan belum terpenuhi," tukasnya. (DRA)
  
KOTA TANGERANG
Hati-hati, Ini 4 Penyakit yang Menghantui Usai Hari Raya Lebaran

Hati-hati, Ini 4 Penyakit yang Menghantui Usai Hari Raya Lebaran

Minggu, 22 Maret 2026 | 22:23

Momentum Hari Raya Idulfitri kerap membawa perubahan pada pola makan dan aktivitas harian masyarakat secara mendadak.

PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

TEKNO
Aplikasi Trading PINTU Buka Layanan VIP, Tawarkan 6 Keunggulan Ekskuslif

Aplikasi Trading PINTU Buka Layanan VIP, Tawarkan 6 Keunggulan Ekskuslif

Minggu, 15 Maret 2026 | 20:25

PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset kripto yang terdaftar resmi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), resmi meluncurkan Pintu VIP.

HIBURAN
Bukan Cuma Opor, Tradisi Makan Bakso saat Lebaran Ternyata Sudah Ada Sejak 1981

Bukan Cuma Opor, Tradisi Makan Bakso saat Lebaran Ternyata Sudah Ada Sejak 1981

Senin, 23 Maret 2026 | 22:37

Opor, ketupat, dan aneka kue kerap menjadi menu utama saat Hari Raya Idulfitri. Namun setelah terasa dengan sajian khas Lebaran, banyak warga justru beralih mencari semangkuk bakso hangat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill