Connect With Us

Hari Buruh, 5 Ribu Buruh Tangerang Siap ke Jakarta

| Minggu, 22 April 2012 | 17:00

Buruh blokir jalan. (tangerangnews / rangga)


TANGERANG
-Sebanyak 5 ribuan buruh se-Tangerang Raya ( Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan)  akan bergerak menuju DKI Jakaryta  mengelar aksi besar-besaran pada peringatan Hari Buruh se-dunia atau May Day, Selasa (1/5) awal bulan depan.

Selain melayangkan sejumlah tuntutan kepada pemerintah, kaum pekerja mendesak May Day dijadikan sebagai hari libur nasional.

Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kab/Kota Tangerang, Riden Hatam Azis mengatakan, aksi buruh pada May Day nanti akan sangat berbeda dari demonstrasi buruh sebelumnya, karena ribuan buruh se Jabodetabek konsentrasi mengeruduk  Jakarta. Titik-titik sentral dan kantor pemerintahan pusat akan dijadikan sasaran lokasi buruh berorasi. Koordinasi dan persiapan telah dilakukan buruh beberapa hari ini untuk memaksimalkan aksi memperingati May Day di Jakarta.

"May Day, sebanyak 5 ribu buruh se-Tangerang Raya akan mengepung Jakarta,"kata Riden , Minggu (22/4).

Riden mengutarakan, 5 ribu buruh dari Tangerang mencakup 80 unit kerja buruh di Tangerang. Mereka akan berkumpul di Jalan Tol Bitung dan titik-titik sentral yang telah disepakati aliansi buruh melalui rapat persiapan May Day sebelumnya, untuk kemudian bergerak ke Jakarta. Bundaran Hotel Indonesia, menjadi sasaran utama. Selain menyiapkan pasukan, konsolidasi persiapan May Day dengan membuat ratusan spanduk, poster, kaos warna merah berisikan sejumlah tuntutan telah dipersiapkan.
 
Tuntutan para buruh pada May Day, kata Riden, antara lain segera membuat Peraturan Presiden (Perpres) tentang pelaksanaan BPJS, pemberlakuan upah layak nasional, tolak outsourching. Dan buruh mendesak agar May Day dijadikan sebagai hari libur nasional.

"Pemerintah harus melegalkan May Day sebagai hari libur nasional, May Day sebagai hari kemenangan bagi kaum buruh. Karena, Indonesia mulai bergerak dari agraris menuju industrialisasi,"kata Riden.

Sementara, Ketua Federasi Serikat Buruh Karya Utama (FSBKU) Tangerang, Koswara mengatakan, ada sekitar 2.000 buruh dibawah koordinator FSBKU akan mendatangi Jakarta. Para buruh akan berkumpul di bawah Jalan Tol Bitung, Jalan Raya Serang, Kabupaten Tangerang.

Konsentrasi buruh juga dilakukan pada sejumlah ruas jalan di Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan, sebelum menuju Jakarta buruh akan berorasi di Tangerang. Di Jakarta, buruh Tangerang fokus menduduki kantor Kementerian Tenaga Kerja dan BP Migas.

Koswara menuturkan, tema utama dalam peringatan May Day nanti, yakni melawan ekonomi kapitalisme. Poin dari tuntutan itu, menolak Kepmen 17 tahun 2005 tentang makanisme survei pengupahan, tolak praktek upah murah, tolak pemberangusan serikat pekerja dan kerja kontrak out sourching, lindungi aset-aset nasional. Serta menolak sistem pekerjaan di perusahaan dan industri yang membuat kehidupan buruh kian menderita.

"Pada May Day nanti, kami juga mengangkat penolakan harga kenaikan BBM,"kata Koswara. (DRA)
SPORT
PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert

PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert

Jumat, 16 Januari 2026 | 12:24

Ketua Badan Tim Nasional Sumardji menyinggung lemahnya kedisiplinan pemain Timnas Indonesia pada era kepelatihan Patrick Kluivert.

TEKNO
Honda Vario 125 Generasi Terbaru Resmi Diluncurkan, Tampil Lebih Sporty dengan Gaya Street

Honda Vario 125 Generasi Terbaru Resmi Diluncurkan, Tampil Lebih Sporty dengan Gaya Street

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:37

PT Wahana Makmur Sejati (WMS) membuka awal tahun dengan menghadirkan penyegaran di segmen skutik 125 cc. Melalui gelaran Regional Public Launching, resmi memperkenalkan All New Honda Vario 125

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

TANGSEL
Buang Sampah Sembarangan, 48 Warga Tangsel Dihukum Sapu Jalan

Buang Sampah Sembarangan, 48 Warga Tangsel Dihukum Sapu Jalan

Minggu, 18 Januari 2026 | 20:15

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperketat pengawasan terhadap pelaku pembuangan sampah sembarangan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill