Connect With Us

339 Alat Kesehatan buat penyandang cacat Dibagikan Besok

| Senin, 22 Oktober 2012 | 18:45

Mahasiswa Demo RSUD Kabupaten Tangerang dan Pemkot Tangerang. (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang akan memberikan bantuan alat kesehatan kepada para penyandang disabilitas yang tersebar di Kota Tangerang. Rencananya bantuan sebanyak 339 alat kesehatan berupa kursi roda dan alat bantu pendengaran mulai disitribusikan, Selasa (22/10). 

 “Besok  rencananya kita akan distribusikan 339 alat kesehatan kepada penyandang cacat seperti kursi roda dan alat bantu pendengaran. Hari pertama akan kami distribusikan terlebih dahulu di Kecamatan Pinang,” ujar Kepala Bidang Rehabilitasi Dinsos Kota Tangerang Agus R Wahyudi, Senin (21/10) siang.

 Dikatakan Agus, total jumlah kursi roda yang akan didistribusikan sebanyak 187 buah dan 152 untuk alat bantu pendengaran. Adapun mekanisme pemberian bantuan ini melalui pengajuan permohonan dari masing-masing kecamatan yang disampaikan ke Dinas Sosial. Kemudian ditetapkan melalui SK Walikota dan dianggarkan di tahun berikutnya. "Untuk 2012 anggaran yang disediakan sebanyak Rp 361 juta," tambah Agus.
 
Penyaluran bantuan alat kesehatan ini diakui Agus, merupakan yang pertama dilakukan Pemerintah Kota Tangerang, sesuai permintaan masyarakat melalui kecamatan masing-masing.

“Yang jelas Pemkot Tangerang peduli terhadap kepada orang orang cacat. Selain itu, tujuan Pemkot selain membantu adalah Dinsos memiliki anggaran dimana ada uang pajak dari masyarakat setempat dan peruntukannya dikembalikan lagi,” paparnya.
 
 
Agus menegaskan, bahwa alat bantu kesehatan tersebut didapatkan secara gratis tanpa diipungut biaya. Namun sebelum alat kesehatan itu diberikan, masyarakat khususnya penyandang cacat harus terlebih dahulu diperiksa oleh dokter yang ada di Puskesmas yang ada di kecamatan masing masing. “Agar tidak kendur dan pas saat digunakan,” ucapnya.
 
 
Dia berharap program bantuan alat bantu kesehatan ini terus berlanjut sehingga dapat meringankan beban para penyandang cacat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. "Sebenarnya kita ingin memberikan lebih banyak lagi namun karena keterbatasan anggaran maka yang belum menerima akan kita berikan pada tahap selanjutnya," tandasnya.
 
 Diketahui wilayah Kecamatan Pinang akan mendapatkan dsebanyak 13 kursi roda dan 37 alat dengar pada hari pertama pendistribusian alat bantu kesehatan. Kemudian secara bergantian didistribusikan di masing-masing kecamatan. Sementara yang terbanyak berada di Kecamatan Karawaci yaitu 72 kursi roda dan 50 alat dengar.

OPINI
Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:24

Rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.

KAB. TANGERANG
PLN Resmikan SPKLU 400 kW di Scientia Garden Gading Serpong

PLN Resmikan SPKLU 400 kW di Scientia Garden Gading Serpong

Minggu, 15 Februari 2026 | 13:09

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten meresmikan fasilitas pengisian daya berkapasitas besar dengan hadirnya SPKLU Center Signature 400 kW di Scientia Garden, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang.

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill