Connect With Us

Pemerintah Pusat Berikan Rp 30 miliar Untuk Alkes RSU

| Senin, 10 Desember 2012 | 17:43

Yayan Sofyan. (tangerangnews / rangga)

 
TANGERANG-Pemerintah Kota Tangerang dijanjikan mendapat bantuan berupa alat kesehatan (Alkes) senilai Rp 30 miliar Untuk Rumah Sakit Umum (RSU) dari Pemerintah Pusat. Bantuan tersebut akan dijembatani oleh Komisi IX DPR RI.
 
“Sebelumnya Ketua Komisi IX DPR RI Ribka Tjiptaning meninjau langsung pembangunan RSU di Modernland. Dia menjanjikan bantuan dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 30 miliar untuk melengkapi fasilitas RSU,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) Kota Tangerang Yayan Sofyan, Senin (10/12).

Yayan mengaku, belum mengetahui apakah bantuan tersebut berupa block grants atau hibah. Namun, dia berharap bantuan tersebut berupa block grants agar bisa langsung disesuaikan dengan kebutuhan. 

“Mekanismenya kita belum tau. Karena ini juga baru wacana, kita sih inginnya block grant berupa dana. Kalau hibah kan berbentuk barang,” ujarnya.
 

HIBURAN
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Kawasan Pintu Air 10, Jadi Tempat Syuting Film Teranyar Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok

Rekayasa Lalu Lintas Jalan Kawasan Pintu Air 10, Jadi Tempat Syuting Film Teranyar Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok

Kamis, 29 Januari 2026 | 07:43

Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota menerapkan rekayasa lalu lintas selama beberapa hari ke depan seiring dengan penggunaan lokasi tersebut sebagai salah satu titik syuting film internasional terbaru yang dibintangi Lisa BLACKPINK

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill