Connect With Us

Perjuangkan Nasib, Karyawan Batavia Air Tempuh Jalur Hukum

| Jumat, 8 Februari 2013 | 17:25

Karyawan Batavia Air. (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Ribuan karyawan Batavia Air akhirnya menempuh jalur hukum karena tidak mendapat kepastikan terkait hak-hak mereka setelah perusahaan tersebut pailit. Mereka melakukan pernyataan sikap di Engening Shop Batavia Air, Komplek Pergudangan Bandara Mas, Selapajang, Kota Tangerang, Jumat (8/2).
 
Melalui kuasa hukum mereka, Odie Hudiyanto, para karyawan menuntut pihak Batavia Air dan kurator memberikan upah selama proses hukum berlangsung dan segera menyerahkan pesangon.
 
“Ijasah dan sertifikat lisensi para karyawan yang tertahan haru dikembalikan. Selain itu, harus memberikan surat pernyataan mengenai ratuasan karyawan tersebut pernah bekerja di Batavia Air dan berhenti karena adanya pailit perusahaan,” ujar Odie.
 
Odie mengaku akan lebih memfokuskan pembelaan pada karyawan Batavia yang berada disekitar Bandara Soekarno Hatta dan kawasan Pergudangan Bandara Mas.
 
“Hingga saat ini kurang lebih ada 350 karyawan yang setuju untuk menempuh jalur hukum. Kita fokuskan, besok kalau masih ada karyawan yang mau menyerahkan data pernyataan sikap silahkan saya tinggu dari jam 7 pagi," katanya.
 
Sementara itu, kuasa hukum karyawan Batavia Air juga sudah layangkan somasi kepada PT Metro Batavia dan kurator. Hal tersebut dilayangkan karena tidak adanya kejelasan nasib karyawan hingga 10 hari pasca dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. "Sudah kami layangkan beberapa waktu lalu," ungkap Odie.(RAZ) 
BISNIS
PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

Kamis, 17 September 2026 | 16:01

PT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.

BANTEN
Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Rabu, 23 September 2026 | 19:21

Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

KOTA TANGERANG
Jawab Kebutuhan Listrik Besar untuk AI dan Pusat Data, Wärtsilä Unjuk Teknologi Pembangkit Modular di Enlit Asia ICE BSD

Jawab Kebutuhan Listrik Besar untuk AI dan Pusat Data, Wärtsilä Unjuk Teknologi Pembangkit Modular di Enlit Asia ICE BSD

Rabu, 23 September 2026 | 19:38

Indonesia kini memasuki fase baru dalam transisi energi yang didorong oleh pesatnya ekspansi energi terbarukan serta peningkatan permintaan listrik dari sektor industrialisasi, elektrifikasi, dan perkembangan pusat data berbasis kecerdasan buatan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill