Connect With Us

Pemilik Yayasan Budi Mulia Ambil Formulir PDIP

| Rabu, 13 Februari 2013 | 16:09

MSS ambil formulir di DPC PDIP Kota Tangerang. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Pesta demokrasi di Kota Tangerang sepertinya tumbuh subur menjelang berakhirnya massa jabatan Wali Kota Tangerang Wahidin Halim. Setelah lebih dari 10 orang mendaftar ke DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Tangerang.

Partai berlambang kepala banteng dengan mocong putih tersebut kembali dilirik oleh salah satu bakal calon. Adalah Mohammad Suryadi Syarif alias MSS pemilik yayasan Pendidikan Budi Mulia di Sudimara, Ciledug, Kota Tangerang yang mengambil formulir ke PDIP.
 
MSS adalah tokoh pendidikan di Kota Tangerang mengambil formulir untuk menjadi wali kota/wakil wali kota Tangerang. “Saya ingin membenahi kota ini, saya adalah seorang dosen pasca sarjana di Uhamka Jakarta,” ujarnya.
 
MSS menerangkan, dirinya sebenarnya sudah pernah ikut dalam ajang Pilkada Kota Tangerang lima tahun lalu. “Saya dulu sempat meramaikan, saya adalah orang yang dipilih pak Wahidin dulu untuk mendampinginya, hanya Alloh menggariskan berbeda,” ujarnya.  
 
Visi yang akan dibawanya jika terpilih, dirinya ingin penduduk di Kota Tangerang berahlaq mulia. Caranya, kata dia,  dengan berbuat yang benar untuk menghasilkan sesuatu yang benar. “Itu caranya,” katanya.
 
Selain mengkritisi masalah ahlak , dia juga mengaku, banjir harus di Kota Tangerang juga harus dianalisa. Diakuinya,  banjir memang bukan hanya masalah di Kota Tangerang saja. “Tetapi harus dipikirkan turabnya, jangan teriak ketika terjadi banjir. Tetapi setelah tak ada banjir, tidak melakukan perbaikan,” ujarnya.  
 
MSS mengaku, dirinya siap menjadi wali kota atau wakil wali kota, karena itu semua tergantuang kepercayaan partai kepada dirinya. Sedangkan soal cost politics, dirinya menyatakan siap. “Setiap pesta itu perlu uang, tergantung pesta itu sendiri. Saya datang Insyalloh bersama-sama dengan saudara-sadudara saya,” ujarnya.
 
Diketahui sebelumnya pembukaan calon wali kota/wakil wali kota di DPC PDIP laris manis. Sejumlah kandidat telah mendaftar ke PDIP.
 
Diawali oleh Harry Mulya Zein (HMZ) yang dikenal Sekda Kota Tangerang, kemudian dihari yang sama Gatot Suprijanto Kepala Dispora Kota Tangerang , Sri Nurhayati Wakil Bendahara DPD Golkar Provinsi Banten pun mengambil formulir.
 
Keesokan harinya,  Miing alias Dedi Gumelar pelawak sekaligus anggota DPR.

Jumat (8/2) kemudian,  Budi Kristanto mantan anggota DPRD Kota Tangerang yang juga kader PDIP, Marinus Gea Ketua Taruna Merah Putih, Umar Lubis artis sinetron, Abdurahman anggota DPD RI dan Arief R Wismansyah wakil wali kota Tangerang ikut mengambil formulir.
 
Sedangkan yang terakhir adalah Muhamad Hanan Rahmadi (MHR) , Kepala Bidang Pemantauan  dan Analisis  di Kemenpan dan RB. (DRA)     
  
 
 
 
 
   
 
AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

SPORT
Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:06

Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.

KOTA TANGERANG
Dendam Gegara Keluarga Diejek, Pria di Cipondoh Tikam Tetangganya 9 Kali

Dendam Gegara Keluarga Diejek, Pria di Cipondoh Tikam Tetangganya 9 Kali

Sabtu, 7 Februari 2026 | 17:26

Pria berinisial EJ, 35, warga Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang menikam tetangganya sendiri secara brutal.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill