Connect With Us

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

Penandatanganan MoU antara PT MRT Jakarta dengan tujuh perusahaan pengembang di Balai Kota Jakarta, Rabu 4 Februari 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

Langkah ambisius ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta, Farchad Mahfud, dengan para pimpinan pengembang di Balai Kota Jakarta, Rabu 4 Februari 2026.

Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Gubernur Banten Andra Soni.

Proyek ini nantinya akan melintasi Jakarta hingga ke tiga wilayah Tangerang yakni Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.

Karena itu, tujuh pengembang yang terlibat dalam proyek prestisius ini merupakan pemegang kunci kawasan di sepanjang trase yang akan dikembangkan, yakni,

  • PT Serpong Cipta Kreasi (Summarecon Serpong)
  • PT Alam Sutra Realty, Tbk (Alam Sutera)
  • PT Lippo Karawaci (Lippo Land)
  • PT Paramount Enterprise International (Paramount Land)
  • PT Serpong Cipta Cahaya (Summarecon Tangerang)
  • PT Sinar Puspapersada (Intiland Development Tbk)
  • PT Metropolitan Karyadeka Development (Metland Cyber Puri)

 

Integrasi Lintas Provinsi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meyakini kerja sama ini akan memberikan manfaat besar bagi Jakarta dan Banten. "Semoga proyek ini mampu memperkuat ekosistem ekonomi kawasan serta menegaskan peran Jakarta sebagai kota global,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Gubernur Banten Andra Soni menekankan pentingnya sinergi antara kedua provinsi. Ia meyakini bahwa transportasi massal yang terintegrasi adalah fondasi bagi daya saing wilayah.

"Banten membutuhkan Jakarta, dan Jakarta membutuhkan Banten. Tidak ada cara lain selain bekerja sama," tegas Andra.

 

Joint Working Group

Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, menjelaskan bahwa keterlibatan pihak swasta mutlak diperlukan untuk mempercepat interkoneksi transportasi publik.

Sebagai tindak lanjut dari MoU ini, akan dibentuk sebuah Joint Working Group. Tim kerja ini memiliki masa tugas dua tahun untuk menyusun rencana detail yang meliputi pengembangan teknis jalur Kembangan-Balaraja, skema interkoneksi antar moda dan Integrasi kawasan (Transit Oriented Development) di titik-titik strategis milik pengembang.

"Kami menyadari untuk mewujudkan hal tersebut, membutuhkan dukungan dari berbagai pihak dan bentuk, baik berupa pendanaan maupun sumber daya lainnya," jelasnya.

 

Dongkrak Nilai Properti Kawasan

Sementara itu, M. Nawawi, Presiden Direktur Paramount Land, menyambut positif kerja sama Paramount Land dengan PT MRT Jakarta dalam pengembangan jalur MRT Lintas Timur Barat.

Hal ini merupakan langkah strategis jangka panjang, tidak hanya sebagai proyek infrastruktur, tetapi juga momentum penting dalam memperkuat konektivitas kawasan barat Jakarta dan Banten.

"Kehadiran moda transportasi MRT akan memberikan nilai tambah signifikan terhadap kawasan di sepanjang koridor Kembangan hingga Balaraja, khususnya seluruh proyek Paramount Land di Kabupaten Tangerang," ujarnya.

Senada dengan M Nawawi, President Director Summarecon Adrianto P Adhi mengungkapkan konektivitas transportasi publik merupakan salah satu fondasi dalam pengembangan kota terpadu yang berkelanjutan.

Melalui perencanaan dan penjajakan ini, Summarecon melanjutkan komitmennya untuk mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat sistem transportasi massal, untuk mendorong peralihan dari penggunaan kendaraan pribadi.

"Integrasi jaringan transportasi dengan kawasan ini juga menjadi bagian penting dalam menciptakan mobilitas yang efisien, mengurangi kemacetan, serta meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup masyarakat dalam jangka panjang," katanya.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

BANTEN
Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Jumat, 6 November 2026 | 20:57

Nyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.

TANGSEL
Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Sabtu, 7 November 2026 | 17:46

Seorang pria berinisial J.R.A, 32, menggasak sepeda motor Honda Vario di kawasan Jalan Kemuning 3, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Mirisnya, hasil curian digunakan untuk main judi online (judol)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill